UPAYAKAN PENINGKATAN AKUNTABILITAS KEUANGAN SEMESTER I, KPU JATIM GELAR E-MEETING

Suasana E-Meeting di Kantor KPU Jatim (Kamis, 4/5/2017)

Surabaya, kpujatim.go.id– Sebagai upaya peningkatan akuntabilitas keuangan semester I Tahun Anggaran 2017 di wilayahnya, Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) hari ini, Kamis, jam 10 pagi menggelar e-meeting bersama 38 KPU Kabupaten/ Kota. E-meeting dilakukan melalui grup facebookE-meeting 2017” yang telah dibuat oleh subbagian Keuangan KPU Jatim. Peserta e-meeting terdiri dari Kepala Subbagian Umum, operator SIMAK-BMN, dan operator SAIBA masing-masing KPU Kabupaten/ Kota.

Kepala Subbagian (Kasubbag) Keuangan KPU Jatim, Yulyani Dewi menuturkan untuk menghadapi pelaporan laporan keuangan semester I Tahun Anggaran 2017 perlu melakukan koordinasi dengan seluruh satuan kerja (satker) di wilayah Jawa Timur melalui e-meeting. “Diharapkan dengan koordinasi melalui e-meeting ini dapat untuk meningkatkan akuntabilitas keuangan semester I TA 2017. Karena Kita akan mengkoordinasikan permasalahan-permasalahan di lapangan dalam proses rekonsiliasi, bersama staf terkait. Sehingga kewajiban, ekuitas, dan aset yang tidak balance sebagaimana terjadi di tahun-tahun sebelumnya dapat dicarikan solusinya,” jelas Dewi (04/05/2017).

Dewi melanjutkan, “Pada e-meeting ini juga akan ada narasumber dari Seksi Verifikasi dan Akuntansi KPPN Surabaya 1, Charys Dwi Kurniawan dan dari KPKNL Surabaya 1, Sujiana. KPPN akan menjelaskan materi dan menjawab pertanyaan mengenai rekonsiliasi SAIBA Wilayah. Kemudian KPKNL akan memaparkan dan menjelaskan mengenai rekonsiliasi SIMAK-BMN tingkat Wilayah”.

Berikutnya, materi serta hasil pembahasan dalam e-meeting akan digunakan sebagai buku pedoman. “KPU Jatim akan mengumpulkan hasil e-meeting atau mendokumentasikannya, kemudian di-pdf-kan dengan ukuran A5 serta di-share di grup facebook e-meeting 2017. Sehingga dapat dicetak oleh masing-masing KPU Kabupaten/ Kota dalam bentuk buku saku dan  dapat dijadikan pedoman. Ide untuk mendokumentasikan dalam bentuk buku saku ini pun sebenarnya berangkat dari ide kawan-kawan KPU Kabupaten/ Kota. Tahun kemarin saja (hasil e-meeting pertama-red), sudah ada beberapa KPU Kabupaten/ Kota yang mencetak dalam bentuk buku saku,” ungkap Kasubbag Keuangan KPU Jatim.

(AACS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *