TEKAN ANGKA GOLPUT, MAHASISWI MENGAJAK MASYARAKAT GUNAKAN HAK PILIH!

Ambunten, kpud-sumenepkab.go.id – Upaya  meningkatkan partisipasi masyarakat dalam memilih pemimpin pada pesta demokrasi di tahun 2018. Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ambunten  menggandeng puluhan mahasiswi Institut Dirosat Islamiah Al-Amin (IDIA) Prenduan saat melaksakan sosialisasi kepada ratusan warga.

Saya selaku Divisi Sosialisasi dan Parmas akan selalu melakukan sosialisasi dan mengajak masyarakat untuk antusias menggunakan hak suaranya. Hal itu agar dapat menekan angka Golput di Kecamatan Ambunten,” kata Suriyanto, Divisi Sosialisasi Parmas dan Hukum Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ambunten, Kamis, 28/12.

Suriyanto menjelaskan, bahwa pihaknya optimis dengan terobosan yang terus dilakukan kepada masyarakat nantinya akan dapat mengurangi angka Golput. Sebab dengan mengetahui pentingnya menyampaikan hak suara pada saat pesta demokrasi berlangsung, masyarakat akan antusias untuk mendatangi Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang ada di desanya masing-masing.

“Kita menargetkan untuk kecamatan ambunten harus bisa naik 20 persen dari sebelumnya. Jadi masih banyak trobosan-terobosan baru yang akan kita lakukan,” terangnya.

Berbagai upaya terus dilakukan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ambunten, Kabupaten Sumenep, untuk meminimalisir angka Golongan Putih (Golput) pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur tahun 2018. Salah satunya dengan cara pendekatan kepada masyarakat melalui sosialisasi agar masyarakat paham pentingnya menggunakan hak suara dalam pesta demokrasi.

Panitia pemilihan ditingkat kecamatan itu mengajak masyarakat menggunakan hak pilihnya pada Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jawa Timur pada tahun 2018. Karena suara masyarakat sangat menentukan akan berjalan lancarnya Pemilihan Umum (Pemilu) sesuai yang diharapkan bersama.

Sementara Suhaidi, Divisi Logistik dan Keuangan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ambunten mengaku, pihaknya selalu siap melaksanakan kegiatan yang sifatnya mengurangi angka Golput. Meskipun dalam kegiatan dilakukan secara swada, karena itu bertujuan demi meningkatkan partipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya.

“Saya selalu siap walaupun acara ini bersifat swadaya. Karena itu bisa diatur agar kegiatan tetap terlaksana,” jelasnya.

Pihaknya tetap optimis partisipasi masyarakat akan meningkat pada pelaksanaaan Pemilihan Gubernur (Pilgub) tahun 2018. Karena dengan memaksimalkan kinerja seluruh jajaran Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Ambunten, masyarakat akan dapat mengetahui pentingnya menggunakan hak suaranya pada pesta demokrasi untuk menentukan pemimpin di daerah. (SY/Hd)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *