HASYIM ASYARI: AKAN PIMPIN KPU DENGAN KETELADANAN

SUMENEP, kpud-sumenepkab.go.id – Tujuh orang Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia Periode 2022-2027 resmi dilantik oleh Presiden Joko Widodo di Istana Negara, Selasa (12/4/2022).  Mereka yang dilantik adalah Hasyim Asyari, Betty Epsilon Idroos, Muhammad Afifuddin, Idham Holik, Parsadaan Harapap, Augus Mellaz dan Yulianto Sudrajad.

Usai pelantikan di istana para komisioner KPU RI sebanyak tujuh orang langsung menggelar pleno pertama yang dipimpin oleh Muhammad Afifuddin. Salah satu agendanya adalah pemilihan ketua, sehingga secara aklamasi terpilih Hasyim Asyari sebagai Ketua KPU RI Periode 2022-2027.

Muhammad Afifuddin, dalam sambutannya bilang, bahwa yang memimpin pleno pertama adalah dirinya sehingga terpilih Ketua Hasyim Asyari. “Perlu diketahui, saya ternyata anggota termuda dari semua komisioner yang baru dilantik dan tugas saya telah selesai mengantarkan terpilihnya Ketua dan setelah itu silakan dilanjut,” katanya sambil tersenyum.

Sementara Hasyim Asyari, dalam sambutan pertamanya langsung bilang Bismillah Wa Innalillahi. Karena menurut Hasyim, sejatinya setiap langkah perlu rahmat dah hidayah dari Allah atau tuntunan sehingga  harus terus memohon kepada Allah.

“Kemudian Wa Innalillahi, bahwa semua berasal dari Allah dan semuanya juga akan kembali kepada-Nya. Termasuk jabatan dan otoritas itu ada batasnya dan itu berasal dari pemilik kekuasaan, sehingga dalam menggunakan kekuatasan itu juga harus tahu batasnya. Itu yang terpenting,” katanya.

Selanjutanya, yang akan mejadi komitmen baginya terutama sebagai Ketua KPU RI, Hasnyim Asyari mengutip Qoidah Fqhiyah yang cukup populer, “Al-muhafadhotu ‘ala qodimis sholih wal akhdzu bil jadidil ashlah” yang artinya “memelihara tradisi lama yangg baik dan mengambil tradisi baru yg lebih baik.

“Jadi apa-apa yang sudah dibangun dan disipkan oleh generasi terdahulu, yang baik-baik akan dipelihara dan tentunya akan dilakukan pembaharuan atau inovasi sesuai dengan tantangan jaman,” jelasnya,’

Karena pihaknya meyakini, tidak ada sesuatu yang telah dibangun oleh generasi sebelumnya akan ditinggalkan, tetapi sebaliknya akan diadopsi yang baik-baik dan akan dikembangkan untuk masa depan. Dan dalam kontek kepemiluan adalah akan terus memperbaiki mekanisme, tata kerja dan proses supaya terjaga integritas proses dan hasilnya.

“Sebagaimana KPU sebelumnya, KPU Masa depan juga membutuhkan kerja sama yang baik dengan semua pihak baik internal maupun eksternal, untuk suksesnya Pemilu. Karea pada dasarnya Pemilu adalah untuk kita, dari kita dan kita semua yang menyelenggarakan,” tegas Hasyim Asyari.

Terakhir, Hasyim Asyari berpesan untuk semua jajaran KPU hingga kabupaten/kota, bahwa kita semua di KPU adalah pemimpin kepemiluan sesuai dengan tingkatannya. KPU RI pemimpi kepemiluan tingkat nasional dan tingkat Provinsi berada di KPU Provisni dan terus kebawah  hingga kabupaten/kota.

“Ketika mempimpin kepemiluan maka perinsip yang digunakan adalah keteladanan, karena kepemimpinan yang sesungguhnya adalah keteladanan. Sebagaimana pesan K Hajar Dewantara, Ing Ngarso Sung Tuludo,” tegasnya.

Maka penting ke depan bagi pemimpin KPU tingkat nasional, lanjut Hasyim, satunya kata dengan perbuatan, satunya aturan dengan tindakan guna menjaga integritas diri dan lembaga. “Semoga ini menggugah kita bersama membangun kepemimpinan dengan keteladanan,” pungkasnya. (Humas KPU Sumenep/raf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *