RAPAT KERJA (RAKER) KOMISI PEMILIHAN UMUM KABUPATEN SUMENEP DENGAN PPK SE KABUPATEN SUMENEP DALAM RANGKA PEMLIHAN GUBERNUR JAWA TIMUR TAHUN 2018

insert : Rapat Kerja ( RAKER ) KPU Kabupaten Sumenep dengan PPK Se Kabupaten Sumenep

kpud-sumenepkab.go.id – Pagi ini Sabtu (17/2) bertempat di Aula STKIP Sumenep, dilakukan Rapat Kerja KPU dengan PPK. Rapat Kerja kali ini adalah Rapat Kerja yang kedua kalinya dalam Pelaksanaan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur Tahun 2018. dalam sambutannya Abdul Hadi yang mewakili Ketua KPU menyampaikan tujuan dari Rapat Teknis ini dalah sebagai Evaluasi agar  semua Kinerja yang ada dan sudah berjalan bisa diselesaikan dengan baik, seperti pelaksanaan PPDP, penulisan berita, pelaporan oleh PPK tiap bulan, dan tidak kalah pentingnya adalah pengangkatan kembali PPK untuk Pemilu 2019 setelah dilakukan Evaluasi kepada PPK yang menjadi obyek Evaluasi.

Penyampaian materi yang pertama disampaikan oleh Rahbini selaku Divisi Perencanaan dan Data, Rahbini mengulas tentang Kinerja PPDP yang akan berakhir Tahapan pada tanggal 18 besok, serta melakukan Evaluasi tentang Kinerja PPDP selama ini.Rahbini berpesan kepada PPK agar semua berkas disimpan dengan baik dan disaat Pelaksanaan Rekapitulasi dilakukan dengan cermat untuk menutup celah adanya gugatan dari pihak tertentu. disampaikan pula bahwa nantinya proses Rekapitulasi di masing-masing tingkat jangan sampai melebihi atau mendahului dari Tahapan yang telah ditentukan.

Disampaikan oleh Komisioner KPU dari Divisi Hukum Achmad Zubaidi , kembali menekankan tentang segera akan ada penetapan  kembali PPK untuk Pemilu 2019 yang berjumlah 3 orang dan 2 yang akan menjadi Staf ahli , dengan dimulainya proses Kampanye Paslon (Pasangan Calon), diharapkan PPK berkoordinasi dengan pihak terkait dan juga Panwascam dalam hal Kampanye Paslon (Pasangan Calon), serta peletakan APK ( Alat Peraga Kampanye).

Materi selanjutnya disampaikan oleh Komisioner KPU Divisi SDM dan Parmas Abdul Hadi, Diharapkan PPK aktif dalam melakukan Sosialisasi yang berbasis non anggaran dengan memaksimalkan ide- ide yang Kreatif dan Imajinatif. Hadi juga memberikan pengarahan tentang  pemasangan titik APK  (Alat Peraga Kampanye),  tidak boleh di pasang di depan Fasum (Fasilitas Umum), seperti depan Masjid, Sekolahan, Kantor Pemerintahan. Harus berjarak minimal 100 meter dari Fasum (Fasilitas Umum). Dan PPK membuat pelaporan untuk bulan Desember dan Januari dalam bentuk Soft Copy  dan Hard Copy. Diakhir penyampaian, Abdul Hadi menyampaikan hasil Rekapitulasi penulisan berita masing-masing Kecamatan dan memberikan Souvenir kepada PPK yang sangat patuh dalam penulisan berita. (Hr/KSM).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *