PPS PILGUB BERPELUANG LANJUT KE PEMILU 2019

Insert: Sosialisasi Pengangkatan Kembali PPS Oleh PPK Kecamatan Talango

Talango, kpud-sumenepkab.go.id – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Talango, menggelar Sosialisasi Tata Cara Pengangkatan kembali Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS), Pemilu Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Timur 2018, sebagai Penyelenggara Pemilihan Umum Tahun 2019 di Pendopo Kecamatan, Senin (26/2/2018). Hadir sebagai Peserta Sosialisasi 32 Anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Sekretariat PPS di Delapan Desa Kecamatan Talango.

Mereka menyimak dengan seksama, Pemaparan Jajaran PPK Talango, mengenai Petunjuk tekhnis Pengangkatan Penyelenggara Pemilu, khususnya di Tingkat PPS dan Kelompok Panitia Pemungutan Suara (KPPS) pada Pemilu 2019 mendatang. “Selain Pilgub Jatim 2018, di Tahun ini juga mulai memasuki Tahapan Pemilu 2019, sehingga Penyelenggara Pemilu di Tingkat Desa dalam hal ini PPS, perlu juga dibentuk untuk Pemilihan Pemilu Legislatif dan Presiden di Tahun 2019. Untuk itu, hari ini, kami PPK Talango mensosialisasikan Pembentukan PPS untuk Pemilu 2019,” terang Anggota PPK Talango, Ach. Khudaifa.

Dia menjelaskan, Pengangkatan kembali PPS Pilgub pada Pemilu 2019, sesuai dengan Peraturan KPU Nomor 3 Tahun 2018, Tentang Pembentukan dan Tata Kerja PPK, PPS, dan KPPS dalam Penyelenggaraan Pemilu. Dalam pasal 37 PKPU Nomor 3 ditegaskan, PPS pada Pilgub dapat diangkat kembali Penyelenggara Pemilu, asalkan memenuhi syarat sesuai dengan Ketentuan.”

“Intinya PKPU No 3 Tahun 2018, memberi ruang bagi PPS yang mendapat mandat sebagai Penyelenggara Pilgub di Tingkat Desa, diangkat kembali tanpa melalui Tahapan Tes atau Seleksi, untuk menjadi PPS di Tahun 2019. Tentu juga tidak secara otomatis, ada syarat dan Ketentuan Tekhnisnya juga,” jelas Anggota PPK yang akrab disapa Uday ini.

Metode pembentukan PPS pada Pemilu 2019 menggunakan sistem Evaluasi Kinerja, pada Pelaksanaan Pilgub. Tiga bulan terbentuk sebagai Anggota PPS Pilgub, Penyelenggara Pemilu di Tingkat Desa tersebut, dinilai memiliki catatan Kinerja baik rekan sejawat maupun PPK sendiri.

Untuk itu, lanjut Alumni Pondok Pesanteren Nurul Jadid Probolinggo ini, dalam Kegiatan Sosialisasi tersebut, juga dilakukan Evaluasi Kinerja rekan sejawat bagi Anggota PPS. Tiap Anggota PPS diberikan lembaran Kuisioner, untuk menilai Kinerja rekannya, sebagai salah satu bahan Pertimbangan, untuk ditetapkan sebagai PPS Pemilu 2019. “Cara ini (Metode Evaluasi, red) juga sesuai dengan Keputusan KPU Nomor 31 Tahun 2018, Tentang Petunjuk Tekhnis Pembentukan PPK, PPS, dan KPPS pada Pemilu,” tegas Uday”. (PPK/*/Su/KSM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *