PPK GILIGENTING HADIRI PEMBINAAN SATLINMAS: INI PESAN KETUA PKK

Insert: PPK Giligenting saat menghadiri pembinaan satuan perlindungan masyarakat

Giligenting, kpusumenep.go.id- Pemerintah Kabupaten Sumenep melalui Satpol PP setempat mengadakan pembinaan satuan perlindungan masyarakat dalam rangka pemilu Presiden dan wakil Presiden serta pemilu legislatif tahun 2019 di seluruh Kecamatan dengan pemateri salah satunya dari unsur PPK. Kecamatan (Kepulauan) Giligenting, Kabupaten Sumenep, Jawa Timur menggelar hari ini, Rabu (6/3/2019).

Acara yang terkonsep matang ini dihadiri unsur Forpimka dan perwakilan linmas dari delapan Desa yang ada di Kecamatan (kepulauan) Giligenting yaitu Desain Gedugan, Aenganyar, Berinsang, Galis, Lombang, Banbaru, Jate dan Banmaleng.

Kasatpol PP Sumenep Fajar Rahman, M. Si, MM, melalui Kabid Trantib dan Linmas Fajar Santoso, S.Pd, S. Mi, MM dalam materinya menyampaikan, Linmas sesuai tugasnya harus lebih optimal dalam mengamankan pelaksanaan pemilu serentak tahu 2019 ini, disamping itu linmas dalam bertugas harus memakai seragam kebesarannya.

“dalam bertugas linmas harus berseragam”. Tegasnya. Pria yang pernah menjadi Kabid Diknas Kabupaten Sumenep ini menambahkan di setiap KPPS harus ada dua linmas yang bertugas mengamankan.

Sementara ketua PPK Giligenting, Salamet Readi dalam materi pembinaannya menyinggung peran aktif linmas dalam pelaksanaan pemilu baik pra dan pasca pencoblosan nanti pada tanggal 17 April 2019. Misal dalam geser logistik dari sekretariat PPS ke setiap KPPS linmas harus ada demikian pula sekembalinya walau nanti pasti ada juga pengawalan dari unsur TNI-POLRI setempat. Lembaganya yang dinahkodai juga berharap linmas harus stembay pada malam hari pelaksanaan di KPPS untuk menjaga keamanan logistik.

“linmas harus ada di lokasi KPPS pada malam hari, kalau perlu tidur di sana. Ini untuk keamanan bersama”. Pintanya kepada perwakilan linmas se Kecamatan Giligenting.

Selain itu linmas harus tangguh, linmas itu adalah Senopati tingkat desa, harus tampil gagah berani. “pilihan boleh beda tapi taretan (persaudaraa) tetap di dada. Hanya ini dari saya, singkat tapi padat”. Tutup Salamet diakhir materinya.(fik/zw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *