PPK DAN SEKCAM DUNGKEK HIMBAU PPDP TIDAK BEKERJA DI ATAS MEJA, INI ALASANNYA

Insert: salah satu kegiatan BIMTEK oleh PPK Dungkek

Dungkek, kpud-sumenepkab.go.id – Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Dungkek laksanakan Bimtek dan Sosialisasi tahapan pemilihan Gubernur dan wakil Gubernur tahun 2018 bersama semua PPS dan PPDP se-Kecamatan Dungkek, jum’at (19/01) di Balai Romben Barat.

Rusni, ketua PPK, mengharapkan PPS dan PPDP bekerja maksimal, sesuai dengan deadline. “Dan PPS harus membaca PKPU dengan cermat, sehingga mampu bekerja sesuai aturan dan pedoman,” tuturnya. Hal demikian juga dikokohkan oleh Rasyad, Sekcam Dungkek, “saya menginginkan elemen KPU yang berupa PPS dan PPDP bisa memanfatkan waktu dengan baik sehingga dapat bekerja maksimal,” jelasnya.

Terkait Bimtek, Rasuki PPK asal Pulau Giliyang itu, memaparkan bahwa ppdp tidak bisa kerja di atas meja. DP4/data pemilih yang didapatkan dari KPU harus disesuaikan dan mengacu pada KTP oleh PPDP. “Haram murakkap bagi PPDP kerja di atas meja,” ujarnya.

Di dalam bekerja, PPDP bisa menjalankan dua tugas, pertama, bekerja semabagai PPDP, yakni melakukan verifikasi data pemilih. Kedua, memberikan sosialisasi 27 juni Pilgub tahun 2018.

Kerja PPDP harus berbasis keluarga, sehingga data yang dihasilkan valid. Kalau data kita valid, tidak mungkin ada yang mempermasalahkan. Bahkan kalau Panwas melakukan verifikasi, persoalan data pemilih semuanya beres, ujarnya. “Selain itu, hasik kerja PPDP buatkan laporan sesuai dengan hasil di lapangan berdasarkan dokumen. Bekerja sesuai deadline. “jangan kerja hanya sehari. Kalau demikian sama halnya dengan bekerja dibalik meja,” tambahnya.

Prihal praktek pendataan, Moh. Syaifullah menjelaskan dengan detail di antaranya bahwa DP4/data pemilih harus dikonsultasikan dengan Apel, RT/RW atau Redes apa sesuai atau tidak. Sehingga PPDP bekerja/mendata tidak asal-asalan, dan hasilnya bisa dipertangungjawabkan, jelasnya. (PPK Dungkek/ZW)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *