PERSYARATAN ADMINISTRASI BANYAK YANG TIDAK TERPENUHI

Insert: PPS Grujugan saat Evaluasi terakhir hasil Kerja PPDP

Gapura, kpud-sumenepkab.go.id – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan Kecamatan Gapura pada 10 hari kedua telah menyelesaikan proses Pencocokan Data Pemilih dengan Prosentase 100%, kendati demikian Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan banyak menemukan kendala saat Pencocokan Data Pemilih yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan. (23/2).

Anggota PPS Grujugan Dedi Kurniawan menyatakan meski proses pencoklitan selesai dengan prosentase 100% namun pada saat pencocokan data pemilih Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan menemukan beberapa kendala dilapangan diantaranya banyaknya Pemilih pemula yang belum mengantongi KTP Elektronik.

menurut Dedi Kurniawan bagi Pemilih yang masih belum memiliki Kartu Tanda Penduduk bisa dengan menunjukan Kartu Keluarga atau Surat Keterangan dari Capil, pada saat proses Pencocokan Data Pemilih, yang dilakukan oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan, “Karena untuk Pilgub Jatim 2018, ini acuannya masih Kartu Keluarga, jadi bagi warga yang masih belum memiliki e-KTP bisa menunjukan KK atau Surat Keterangan dari Capil pada saat Pencoklitan” Kata Dedi Kurniawan.

Kendala kedua yang ditemukan pada saat Pelaksanaan Coklit di Desa Grujugan adalah, ada beberapa warga yang sudah berkeluarga, dan tinggal puluhan Tahun di Desa Grujugan, namun belum memiliki Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Desa Grujugan, mengenai hal ini Ketua PPS Desa Grujugan, menyatakan bahwa pihaknya telah menghimbau bagi warga Desa Grujugan yang belum memiliki Kartu Keluarga (KK), dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di Desa Grujugan, untuk segera membuat, “Bagi mereka yang tidak bisa menunjukkan Kartu Keluarga, Kartu Tanda Penduduk atau Surat Keterangan dari Capil pada saat Pencolitan, itu artinya mereka tidak bisa menggunakan Hak Pilihnya di Desa Grujugan sebelum mereka membuatnya” Ungkap Busahwi Hasan.

Kendala ketiga, yang ditemukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan, pada saat Pencocokan Data Pemilih adalah banyak warga Desa Grujugan yang tinggal serumah, bahkan yang satu Keluarga di Form A.KWK datanya ada di Tempat Pemungutan Suara (TPS), yang berbeda, hal ini di benarkan oleh Nurasalim dan Lindayani PPDP TPS 3 dan PPDP TPS 4 Desa Grujugan, “Saking banyaknya Data Pemilih yang seharusnya ada di TPS kita tapi datanya ada di TPS lain, kadang kami sering tukar pinjam A.KWK punya TPS lain” kata mereka.

Dan kendala keempat yang ditemukan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan pada saat melakukan proses Pencoklitan adalah, banyaknya warga yang pada saat di datangi kerumahnya oleh Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) untuk dilakukan proses Pencoklitan Data Pemilih orangnya tidak ada dirumah, sehingga untuk mendapatkan Data yang Valid, terkadang Petugas Pemutakhiran Data Pemilih Desa Grujugan, harus bolak balik mendatangi rumah tersebut,” Kadang Petugas kami bisa dua sampai empat kali bolak balik datang kerumah yang sama tapi orangnya juga” Ungkap Munafsa Anggota PPS Grujugan.

Sehubungan dengan beberapa kendala yang ditemukan di lapangan dan selesainya proses Pencoklitan dengan Prosentase 100% pada 10 hari kedua di Desa Grujugan, maka Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan pergunakan 10 hari tersisa untuk  menunggu Tanggapan dari masyarakat dan mengkoordinasikan hasil Coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) kepada RT atau RW setempat, sebelum nantinya berkas hasil coklit Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) Desa Grujugan di serahkan kepada PPK Kecamatan Gapura. (DK/zw,KSM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *