PEMILIH PEMULA PEREMPUAN MENJADI TARGET SOSIALISASI OLEH PPK MANDING

Manding, kpud-sumenepkab.go.id – Istilah Golongan putih (golput) menjadi momok ingin dihilangkan oleh penyelenggara pemilu mulai dari tingkat KPPS, PPS, PPK sampai KPU.  Guna meminimalisir angka golput ini, penyelenggara pemilu harus memiliki strategi dan metode dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Salah satu contonya seperti yang dilakukan oleh PPK manding pada tanggal 27 desember 2018 di pondok pesantren putri Desa lanjuk Manding Sumenep.

Pada kesempatan tersebut, PPK Manding melakukan sosialisasi kepada pemilih pemula perempuan yang ada di pondok pesantren tersebut. Dipilih pemilih pemula perempuan yg ada di pondok karena mereka minim informasi tentang pilgub jatim 2018. Akses informasi tentang dunia luar bagi satriwati menjadi bahan yg langka apalagi tentang pilgub jatim 2018.

Seperti yang di sampai Ahmad Rusdi div Sosialisasi “kami melakuakan sosialisasi ke pemilih pemula perempuan yg ada di pondok, karena mereka minim terhadap informasi pilgub jawa timur 2018, kami berharap setalah kami melakukan sosialisasi ini, mereka paham terhadap pentingnya pilgub 2018 dan mengunakan hak pilihnya nanti.” ujar mantan Panwascam manding ini.

Aulia Mahira santri yang mengikuti sosialisasi tersebut merasa senang dan paham terhadap pentingnya pilgib ini, beliau berjanji akan mengunakan hak pilihnya nanti pada tgl 27 juni 2018. “pilgub ini menjadi pengalaman pertama saya mengunakan hak pilih, oleh sebab itu kami berterima kasih pada PPK manding yg telah melakuakn sosialisasi pada kami sehingga kami paham dan kami berjanji untuk mengunakn hak pilih kami untuk jawa timur lebih baik” .

Sosialisasi tersebut di sampaikan oleh div. Sosialiasi H. Ahmad Rasidi di dampingi oleh Fawaid masuki divisi keuangan dan logistik. Peserta pada acara sosialisasi tersebut sebanyak 10 santriwati. ( AR/FM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *