PARTISIPASI MASYARAKAT KUNCI SUKSESNYA PILGUB JATIM 2018

Insert: PPS Manding Laok saat sosialisasi Pilgub Jatim 2018

Manding, kpu-sumenepkab.go.id – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Manding Laok ,melaksanakan sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, kepada Kompolan RT 03 Dusun Karpenang Desa Manding Laok Kecamatan Manding Kabupaten Sumenep, pada tanggal 29/04/2018. Sosialisasi ini di lakukan untuk menginformasikan kepada masyarakat, mengenai Tahapan-tahapan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur 2018, untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, menggunakan Hak Pilihnya nanti dalam Pemilihan Pilgub Jatim 2018 pada tanggal 27 Juni 2018.

Harun Anggota PPS Manding Laok, dalam sosialisasi tersebut meyampaikan Tahapan-tahapan dalam Pemilihan Pilgub Jatim 2018, hal yang disampaikan diantaranya adalah:
1. Dalam pemilihan Pilgub Jatim 2018 berbasis Kartu Identitas / e-KTP dan KK. Apabila ada masyarakat yang tidak mempunyai Kartu Identitas / e-KTP dan KK, maka masyarakat tersebut tidak bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Pilguib Jatim 2018. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang berdomisili 6 bulan di daerah tersebut sudah bisa berpartisipasi dalam memilih.
2. Pelaksanaan Pilgub Jatim akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juni 2018
3. Calon CAGUB dan CAWAGUB ada 2 Calon; a. Pasangan Calon Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardan
b. Saifullah Yusuf dan Puti Guntur Soekarno

Mohon kepada masyarakat untuk berperan aktif dan berpartisipasi dalam Pemilihan Pilgub Jatim 2018, sebab suksesnya Pemilihan Pilgub Jatim 2018 tergantung tingginya parstisipasi masyarakat dalam menggunakan Hak Pilihnya,” Imbuhnya Ach. Fawaid, Ketua PPS Manding Laok.

Bapak Agus, salah satu anggota dari Kompolan RT tersebut, menanggapi mengenai Pemilih yang berbasis Kartu Identitas atau e-KTP dan KK, memohon supaya ada kebijakan yg baik untuk masyarakat, karena dalam faktanya memang masih ada  masyarakat yang tidak mempunyai Kartu Identitas atau e-KTP dan KK, sehingga masyarakat tersebut masih bisa berpartisipasi dalam Pemilihan Pilgub Jatim 2018. Berbicara Suksenya Pilgub Jatim 2018, maka tidak lepas dari partisipasi masyarakat. Bapak Agus menambahkan,” memohon kepada PPS untuk menyampaikan ke KPU, untuk melakukan Koordinasi dan Kerjasama dengan DISDUKCAPIL untuk mengatasi dan mencari solusi tentang problem Solving tersebut.

Suyandi Anggota PPS Manding Laok menjelaskan,” bahwa KPU dan DISDUKCAPIL sudah melakukan Koordinasi dan Kerjasama, mengenai masyarakat yang belum mempunyai Kartu Identitas atau e-KTP dan KK. Insya Allah masyarakat yang tidak mempunyai Kartu Identitas atau e-KTP dan KK, tetap bisa memilih dengan menggunakan Hak Pilihnya, dengan catatan waktu khusus, yaitu sama pada tanggal 27 Juni 2018 tetapi pada pukul 12:00 – 13:00 WIB.

Pada Dasarnya masyarakat ingin menggunakan Hak Pilihnya dengan baik, hanya saja terkendala oleh komunikasi yang kurang baik dan  berita HOAX, sehingga stigma masyarakat bermacam macam pandangannya terhadap Pemilu. Maka dari itu sekali lagi, kami Penyelenggara Pemilu ,menghimbau kepada masyarakat, untuk menghidari hal-hal yang kurang baik, supaya  bisa membedakan, berita yg benar dengan berita HOAX. Kami Penyelenggara Pemilu Pilgub Jatim 2018, mengajak kepada masyarakat, untuk berpartisipasi menggunakan Hak Pilihnya nanti ,dalam Pemilihan Gubenur dan Wakil Gubernur Jawa Tumur pada tanggal 27 Juni 2018. (Eedts/zw/KSM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *