MILIKI JIWA PERKASA, DORONG NURUS SYAMSI MENJADI PENYELENGGARA PEMILIHAN

Batuputih, kpud-sumenepkab.go.id – Nuruz Syamsi Pemuda yang punya semangat tinggi, Penulis tau betul sama sosok ketua PPK PILGUB Kecamatan batuputih, sebab karir pendidikan pernah di tempuh bersama2 di salah satu pondok pesantren besar di kabupaten sumenep. Belajar bersama sampai makanpun satu nampan. Jika bicara soal organisasi maka ghiroh untuk bangkit makin besar. Dan terbukti pernah menjabat sebagai sekertaris di OSiS di Madrasah Aliyah Keagamaan, puncaknya sampai menjadi Ketua pada acara yang diselenggarakan oleh kelompok santri timur daya-jika pada tahapan pemilu maka bisa disebut DAPIL V.

Karir pendidikan harus putus di semester II, bukan kemauan yang memutus tapi keadaanlah yang menuntut, sebab pada kurun waktu yang relatif singkat sejak tahun 2006 Hingga pertengahan 2008 beliau kehilangan 4 anggota keluarga, maka kondisi inilah yang menuntut beliau harus boyong dari pondok pesantren. Karna berjiwa perkasalah maka tetap bisa berdiri sampai saat ini. Karir pendidikan tetap dilanjutkan demi cita-cita masa depan.

Sejak boyong dari pesantren dan memulai kuliah di kampus yang baru, semangat organisasinya tidak pernah padam, maka beliau tetap aktif dengan pergerakan kemahasiswaan serta organisasi kepemudaan seperti PMII, Ansor, KNPI hingga puncaknya hari ini masih tercatat aktif menjadi Wakil Ketua PAC LP. Ma’arif Batuputih serta Sekretaris PAC. Pergunu Kecamatan Batuputih. Dan beliau juga aktif di berbagai kegiatan-kegiatan yang diselenggarakan oleh Nahdlatul Ulama’.

Jika ditanya soal dedikasinya terhadap Pemilu. Maka saya jawab “jangan ragu beliau orang yang bertanggung Jawab dan berintegritas”. Pernah suatu kali ngobrol dan ngopi bersama saya, maka saya bertanya karirnya di penyelenggara pemilu ” saya ini pernah menjabat sebagai KPPS pada tahun 2013 (Pilgub Jawa Timur) dan tahun 2014 (Pileg dan Pilpres). Dan pada tahun 2015 menjadi PPK di divisi Pemutakhiran data pemilih ” pungkasnya.

Sungguh lompatan yang luar biasa menurut saya sebab satu tingkatan penyelenggaraan di tingkat desa (PPS) tidak pernah di sentuh. Bagi Syamsi bekerja di dibawah naungan KPU sangat dirindukan. Selain harus memacu adrenalin dan dikejar dedline. Tapi disinilah letak kepuasan saya sebagai penyelenggara. (PPK.Batuputih)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *