KPU SUMENEP; SMK ANNUQAYAH KUNJUNGI RPP SULTAN ABDURRAHMAN

insert: foto  Heru Budianto memberikan penjelasan tentang daerah pemilihan Sumenep pada saat pelaksanaan Pemilu tahun 2014.

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id. Memasuki tahapan pemilu yang sedang berjalan, siang ini Rabu (13/12) KPU Sumenep menerima kedatangan  siswi  SMK Annuqayah yang berjumlah 36 orang, didampingi oleh 3 guru pendamping, yaitu Ahmad Syuja’ie, Abdul Muis dan Hananah.

Syuja’ie mengatakan; “Tujuan ke Rumah Pintar Pemilu (RPP) Sultan Abdurrahman, untuk mengetahui sejarah pemilu di Indonesia dan Sumenep, termasuk pentingnya demokrasi dan meningkatkan pengetahuan tentang kepemiluan.”

Rombongan SMK Annuqayah diterima oleh Ketua Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat, Abdul Hadi.  “RPP Sultan Abdurrahman  merupakan sarana pendidikan politik bagi pemilih yang disediakan KPU Sumenep.  KPU Sumenep berkomitmen untuk memberikan ruang dan informasi yang seluas-luasnya kepada masyarakat terutama kepada  pemilih pemula untuk belajar tentang demokrasi dan kepemiluan. RPP Sultan Abdurrahman memang disediakan untuk masyarakat umum, untuk menggali informasi tentang segala hal yang berkaitan dengan kepemiluan dan Pilkada” Ujar Hadi.

Para siswi,  kemudian diajak untuk melihat  RPP Sultan Abdurrahman didampingi oleh petugas, Heru Budianto. Heru menjelaskan, Sejarah pemilu, sistem pemilu yang ada di dunia dan yang dilaksanakan di Indonesia, partai politik peserta pemilu, perolehan suara mulai dari pemilu pertama sampai dengan pemilu terakhir, termasuk hasil pilkada Kabupaten Sumenep dan  penyelenggara pemilu mulai dari tingkat pusat sampai dengan tingkat KPPS.

Choirun Nisa’, salah satu siswi  menanyakan tentang tugas-tugas KPU dan   Panitia pemilihan luar negeri (PPLN). “Tugas dan peran Komisioner KPU adalah merencanakan dan melaksanakan seluruh tahapan Pemilu/Pemilihan, mulai dari pemilihan Bupati sampai dengan pemilihan Presiden sekaligus memastkan bahwa semua tahapan berjalan dengan baik sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.” Jawab Rahbini.

Rahbini, salah satu komisioner KPU Sumenep melanjutkan,  “Bahwa tugas PPLN adalah sama dengan penyelenggara pemilu di Indonesia, hanya saja lingkup tugas mereka di luar negeri, karena seperti yang diketahui, bahwa banyak saudara kita yang berada di luar negeri dan mempunyai hak konstitusional yang sama sebagai pemilih pada saat pemungutan suara, maka dibentuklah PPLN.” Pungkasnya. (Hr/Ad)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *