KPU SUMENEP ; RAPAT KOORDINASI PENYUSUNAN USULAN PENATAAN DAPIL DALAM PEMILU TAHUN 2019

insert : Rakor penyusunan usulan penataan dapil DPRD Kab Sumenep 2019

kpud-sumenepkab.go.id, Tahapan Pileg sudah berjalan, mulai dari pendaftaran parpol yang sudah dilakukan beberapa waktu lalu, sampai saat ini  menunggu penetapan parpol peserta pemilu oleh KPU dalam waktu dekat. ada satu tahapan yang tidak kalah pentingnya yang harus  dilakukan oleh KPU kabupaten kota saat ini, yaitu penataan dapil dan alokasi kursi anggota DPRD  Kabupaten Sumenep dala pemilu 2019 mendatang. sepeti dalam tahapannya bahwa KPU Kabupaten mempunyai kewajiban untuk melakukan Penyusunan Usulan Dapil oleh KPU Kab/Kota  dari tanggal 12 -18 Januari 2018. oleh karena itu pagi ini Senin (15/1) KPU Sumenep mengundang ketua parpol (12) yang ada di Kabupaten Sumenep untuk melakukan rakor dalam penyusunan usulan dapil tersebut.

Materi  Penyusunan Usulan Dapil oleh KPU kabupaten Sumenep disampaikan oleh Malik Mustafa, komisioner KPU yang membidangi penyusunan dapil. disampaikan bahwa perlunya KPU mengundang parpol, dikarenakan nantinya partailah yang akan menggunakan wadah ini dalam pertarungan anggotanya dalam konstelasi pemilihan legislatif tahun 2019 mendatang tutur Malik. disampaikan oleh Malik  tentang Penjelasan Prinsip-Prinsip Penataan Dapil dan Alokasi Kursi , Ketentuan Jumlah Kursi pada Penataan Dapil , Mekanisme Penghitungan Alokasi Kursi , dan yang terakhir adalah opsi DAPIL untuk pemilu 2019 berdasarkan hasil simulasi, disampaikan bahwa ada 3 opsi yang di sampaikan dalam rakor kali ini, opsi yang pertama yaitu tetap menggunakan formasi dapil padapemilu 2014 yang lalu, opsi keda dengan menggeser kecamatan ke dapil lain dengan konsekwensi adanya dapil yang jumlah kursinya bertambah maupun berkurang, dan opsi ketiga dengan menambah jumlah dapil di kabupaten sumenep yang awalnya 7 dapil menjadi 8 dapil. semua opsi disampaikan secara utuh kepada parpol yang sudah barang tentu melalui kajian yang mendalam oleh KPU.

Dari hasil pemaparan ketiga opsi tersebut, masing-masing parpol diberi kesempatan untuk mengajukan gambaran, saran, serta memilih opsi mana yang menurut parpol sesuai. dari 11 parpol yang hadir saat itu, 9 parpol memilih opsi pertama yaitu tetap menggunakan formula jumlah dapil dan jumlah kursi sama dengan pemilu 2014 beberapa waktu lalu, sedangkan 2 parpol memiliki pandangan yang berbeda. dari semua masukan saat ini, semua akan ditampung dan nantinya akan dilakukan uji publik yang menurut jadwal yang ada dilaksanakan pada tanggal 26 s/d 28 Januari 2018. dan setelah melalui proses yang panjang. nanti pada tanggal 22 maret s/d 6 april, KPU RI akan melakukan penetapan dapil sesuai dengan masukan yang diperoleh dari KPU kabupaten/kota. (Hr/Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *