KPU RI; Sosialisasi Pemilu Harus Dengan Pendekatan Tepat Sasaran

Jakarta, kpu.go.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) mempunyai target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 77,5 persen untuk Pemilu 2019. Untuk itu, salah satu upaya KPU adalah dengan melakukan sosialisasi dan pendidikan pemilih.

Kepala Biro Teknis dan Hupmas KPU RI Nur Syarifah mengungkapkan bahwa untuk mencapai target RPJMN tersebut, sosialisasi dan pendidikan pemilih harus dilakukan dengan pendekatan yang berbeda, sehingga lebih tepat sasaran.

“Masih banyak masyarakat pemilih kita yang terbiasa dengan kehidupan konvensional, dan tidak semuanya terbiasa menonton TV atau media lainnya,” tutur Nur Syarifah atau yang biasa disapa Inung di acara Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Strategi Sosialisasi Pemilu 2019, Selasa (26/09) di Hotel Royal Kuningan, Jakarta.

Inung memberikan salah satu contoh di Salatiga, masyarakat desa rutin bekerja disawah dari pagi hingga sore, kembali ke rumah istirahat dan selepas Isya sudah tidur. Model seperti itu membutuhkan pendekatan sosialisasi yang berbeda.

“Pendekatan sosialisasi dan pendidikan pemilih itu harus disesuikan kondisinya. Untuk itu dallam FGD ini kita berharap dapat masukan-masukan dari para pakar untuk sosialisasi yang tepat sasaran,” tambah Inung.

Kegiatan FGD ini dihadiri Wakil Ketua Komisi II DPR RI Lukman Edy, Direktur Eksekutif Perludem Titi Anggraeni, Pakar Komunikasi Massa dan Politik Dian Permata, Pakar Komunikasi Digital Nukman Luthfie, dan Pakar Komunikasi Above the Line Silih Agung Wasesa. (Arf/red. Foto Dosen/humas KPU)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *