KPU JATIM LAKUKAN FGD RISET PARMAS DI KPU KABUPATEN BLITAR

Terbit Tanggal 17 Juni 2016 17:23

Blitar, kpujatim.go.id- Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) hari ini, Jum’at (17/6) pada pukul 14.00 WIB, melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) di KPU Kabupaten Blitar. FGD melibatkan tokoh masyarakat, partai politik, NGO, Panwas, PPK, KPPS dan Pemantau pilkada. FGD ini merupakan salah satu metode yang digunakan di dalam Riset Partisipasi Masyarakat (Parmas) pada Pilkada Serentak Tahun 2015 di Kabupaten Blitar.

Pimpinan diskusi dalam FGD ini, Devi Rahayu menyampaikan alasan FGD sebagai salah satu metode yang digunakan untuk pengumpulan data riset. “FGD dipih karena agar dapat melakukan pengambilan data dengan lebih mudah dan bisa mencakup semua stakeholder yang ada,” kata perempuan lulusan Doktor Ilmu Hukum Universitas Brawijaya ini (17/6/2016).

Selanjutnya Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito mengutarakan dalam sambutannya bahwa FGD ini adalah salah satu rangkaian dari riset parmas. “Sehingga melalui FGD diharapkan dapat memperoleh masukan-masukan yang akan ditindaklanjuti dengan wawancara mendalam. Nanti akan ada petugas yang melakukan wawancara mendalam ini untuk mengetahui berbagai persoalan dalam pilkada. Hasil riset parmas selanjutnya akan menjadi model bagi KPU RI dan KPU ke bawah untuk mengambil keputusan. Sehingga sekian pengambilan keputusan KPU didasarkan dari riset. Melalui riset tergambar kondisi riil di lapangan,” terang Eko.

Riset ini sendiri sebagai tindak lanjut dari Surat KPU RI Nomor: 173/KPU/IV/2016 tentang riset partisipasi masyarakat. Dimana di dalam surat itu KPU Jatim bersama KPU Provinsi Jawa Barat dan KPU Provinsi KPU Nusa Tenggara Timur mendapatkan tema terkait Pilkada 2015, dengan fokus pada daerah yang pilkada dengan calon tunggal.

(AACS)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *