KPU hanya Anggarkan untuk 2 Pasangan Calon Jalur Independen Pilkada 2018, begini Alasannya

Divisi Hukum, Pengawasan SDM dan Organisasi KPU Jatim, Muhammad Arbayanto.

 

SURYA | SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jawa Timur hanya akan menganggarkan dua pasangan calon Gubernur-Wakil Gubernur jalur perseorangan pada Pilkada 2018.

Total anggaran untuk mengakomodir dari jalur tersebut mencapai Rp 7 miliar.

Divisi Hukum, Pengawasan SDM dan Organisasi KPU Jatim, Muhammad Arbayanto, mengungkapkan meskipun potensi adanya calon perorangan di Jatim tergolong kecil, namun hal tersebut harus diantasipasi.

Sebab, apabila calon perorangan tak diakomodir akan melanggar undang-undang.

“Memang ditugaskan oleh Undang-Undang untuk mengakomodir calon perorangan. Sehingga, apabila tak dilakukan, konsekuensinya ada pada hukum,” ujar Arba, Selasa (25/4/2017).

Ada beberapa alasan KPU Jatim hanya mengaggarkan dua pasangan calon.

Pertama, potensi jumlah penduduk di Jatim. Kedua, luas dan kondisi geografis wilayah di Jatim.

Ketiga, perkembangan politik di Jatim hingga sejauh ini.

“Kita bandingkan saja dengan Pilkada di Jakarta. Kalau melihat jumlah dan kondisi geografisnya yang berbasisi perkotaan saja, di sana tak ada calon dari jalur perseorangan. Hal itu memang tak bisa jadi pedoman untuk Jatim, namun bisa menjadi acuan jumlah pasangan yang perlu diakomodir di sini,” jelas Arba.

Alasannya lainnya adalah terkait besaran anggaran. Apabila KPU Jatim menyiapkan dalam jumlah banyak maka akan berpotensi meningkatkan jumlah anggaran yang disiapkan.

Anggaran ini akan digunakan mulai tahap sosialisasi pencalonan hingga verifikasi berkas bagi dua pasangan calon.

“Yang perlu menjadi catatan adalah besaran anggaran. Kita memang harus mengakomodir pasangan calon dari jalur independen, namun juga jangan terlalu banyak. Sebab, bisa meningkatkan anggaran,” ulasnya.

Pada 2013 silam, Pilkada Jatim diikuti satu pasangan calon gubernur jalur independen dari empat pasangan calon. Yakni pasangan, Eggi Sudjana dan Muhammad Sihat hanya mendapat suara sekitar 2,5 persen.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *