KOMUNITAS PEREMPUAN PEDULI DEMOKRASI AJAK IBU-IBU MENJADI PEMILIH YANG PINTAR

Insert: Komunitas Perempuan Peduli Demokrasi saat sosialisasi Pilub Jatim 2018

Suemenep, kpud-sumenepkab.go.id – Jumat sore (16/3) tepat pukul 15:30, Komunitas Perempuan Peduli Demokrasi kembali menyerukan semangat dan kekompakannya melalui sosialisasi gabungan antar sesama penyelenggra se Kabupaten Sumenep.

Sosialisasi ini merupaakan sosialisasi perdana menindaklanjuti pembentukan Komunitas Perempuan Peduli Demokrasi yang sebelumnya para penyelenggra perempuan telah mengikuti sosialisasi outdour dengan menyelipkan pelatihan yang diselenggrakan oleh KPU Kabupaten Sumenep

Sosialisasi ini di laksankan di mushallah Pondok Pesantren Ar Rasyidin Desa Poreh Kecamatan Lenteng. Acara tersebut di ikuti oleh kelompok Wanita Tani dan Penyelenggra Perempuan dari Kecamatan Kalianget, Kota Sumenep, Batuan dan Kecamatan Lenteng.

Salah satu rentetan acara dari kegiatan tersebut adalah pembacaan surat yasin, yang tak lain adalah salah bentuk usaha kita memohon kepada yang kuasa agar acara yang kita selenggrakan dapat berlangsung dengan baik dan lancar. Ini tak lain juga sama dengan rentetan acara yang telah diselenggarakan oleh KPU Sumenep.

Pada sambutannya Mega selaku PPS Pore menyatakan bahwa, tujuan pertemuan ini adalah Sosialisasi Pilgub saja. Tidak ada kampanye dari salah satu paslon. Alasan penegasan tersebut meruapakn jawaban dari salah satu pertayaan peserta.

Proses penyampaian materi disesuaikan dengan kondisi peserta yang manyoritas adalah ibu-ibu. Materi yang disampaikan terkait Pilgub Jatim 2018, yang akan dilaksanakan pada tanggal 27 juni 2018 mendatang. Oleh karena itu kita menghimbau kepada seluruh ibu-ibu untuk menjadi Pemilih yang pintar dan tidak asal memilih paslon, karena ini akan menentukan Jawa Timur kedepannya. Selain menjadi Pemilih yang cerdas, bahwa kita juga harus bisa menjadi warga negara yang peduli terhadap bangsanya dan bisa bermanfaat bagi orang lain, hal ini dikarenakan bisa kita lakukan “Day to day” tanpa ada batasan waktu layaknya pemilihan-pemilihan lain, yang ada waktunya untuk bertindak sebagai penentu dalam kepemimpinannya.

Sosialisasi ini cukup sukses, hal ini dilihat dari antusiasme ibu-ibu yang banyak bertanya pada saat dibuka sesi tanya jawab. Beberapa bertanyaan yang diajukan diantaranya, siapa calon paslonnya, kemudian tanggal pelaksanaan pencoblosan. (uk/zw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *