DIVISI PARMAS KPU SUMENEP IKUTI KONSOLIDASI REGIONAL DI MANADO

Divisi Parmas KPU Sumenep foto bersama Ketua KPU RI, Arief Budiman

SUMENEP, kpud-sumenepkab.go.id – Divisi Partisipasi Masyarakat (Parmas) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep, Rafiqi, S.HI mengikuti kegiatan Konsolidasi Regional (Konreg) Peningkatan Partisipasi Masyarakat di Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara. Kegiatan yang digelar selama tiga hari (12-14 September 2019) membincang banyak hal terkait dengan partisipasi masyarakat dalam pemilu. Hadir pula mendampingi Divisi Parmas KPU Sumenep, Kasubag Teknis, Adi Tri.

Kegiatan dibuka langsung oleh Ketua KPU RI, Arief Budiman bersama dengan para komisioner KPU RI. Yaitu, Ilham Saputra, Pramono Ubaid Tantiwi, Viryan, dan Evi Novida Ginting Manik. Pembukaan digelar di kantor Gubernur Sulawesi Utara.

Pada saat pembukaan acara, dihadiri pula oleh Ketua Komisi II DPR RI, Zainuddin Amali, kemudian perwakilan Bawaslu RI dan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP). Mereka membincang seputar pelaksanaan pemilu 2019 dari berbagai perspektif terutama terkait dengan tingginya partisipasi Masyarakat yang mencapai diatas 80 persen secara nasional.

“Tingginya angka parmas menandakan bangsa Indonesia semakin siap berdemokrasi. Tren positif ini yang perlu terus dijaga dan juga menjadi acuan dalam pelaksanaan Pilkada serentak Tahun 2020,” kata Arief Budiman.

Selanjutnya hari kedua, kegiatan Konreg yang digelar di Hotel FourPoint Jalan Piere Tendean Boulevard – Sario Manado, diisi dengan penyajian dengan beberapa hal menangkal Hoax. Hadir sebagai narasumber dalam membincang Hoax dari berbagai perspektif, Dr. dr. Taufiq Pasiak, seorang dokter dan penulis buku, kemudian Prof. Dr. H. Henry Subiakto, Staf Ahli Menkominfo RI Bidang Hukum sekaligus guru besar Fisip, Unair.

“Hoax telah menjadi perang opini dan menjadi trend dunia, serta menjadi permainan politik. Oleh karenanya sebagai penyelenggara pemilu harus faham terhadap macam-macam hoax dan antisipasinya,” kata Hendry Subiakto.

Selanjutnya, dilanjutkan dengan diskusi kelompok yang membicarakan terkait dengan Rumah Pintar Pemilu, terkait dengar partisipasi masyarakat dan juga soal kepemiluan guna menuju pilkada serentak 2020 mendatang.

Sedangkan peserta dari Konreg Parmas itu adalah 10 Provinsi di bagian timur Indonesia. Diantaranya Jawa Timur, Jawa Tengah, Papua, dan Sulawesi. (raf)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *