DATA PEMILIH INVALID, PPS GRUJUGAN DATANGI CALON PEMILIH

Insert: PPS Grujugan saat datangi calon pemilih

Gapura, kpu-sumenepkab.go.id – Melalui group WA Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pilgub Jatim 2018 Kecamatan Gapura, PPK Kecamatan Gapura mendadak menginstruksikan kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) se Kecamatan Gapura khususnya Divisi Pendataan untuk berkumpul di sekretariat PPK Kecamatan Gapura, instruksi tersebut terkait data AC hasil koordinasi dengan Dispenduk Capil Kabupaten Sumenep, (16/04). Disampaikan bahwa berdasarkan data AC hasil koordinasi dengan Dispenduk Capil Kabupaten Sumenep, di Kecamatan Gapura ada sekitar kurang lebih 92 Orang dan 5 dianntaranya adalah data masyarakat Desa Grujugan yang NIK-nya tidak ada di database Dispenduk Capil

Dalam acara tersebut Abd. Rahem anggota PPK Kecamatan Gapura divisi pendataan mengatakan bahwa tidak adanya NIK tersebut di database Dispenduk Capil karena beberapa hal salah satunya adalah adanya kesalahan saat melakukan pengimputan NIK Daftar Pemilih. “Sebelum data pemilih tersebut di coret silahkan cek kembali datanya, mungkin ada kesalahan waktu melakukan pengimputan NIK, dan silahkan  koordinasikan dengan redes setempat untuk memastikan kebenarannya” ungkapnya.

Menindak lanjuti instruksi dari PPK Kecamatan Gapura, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan langsung bergerak mendatangi rumah-kerumah calon pemilih yang datanya tidak terdaftar di Dispenduk Capil, hal ini dilakukan untuk mendapat data pemilih yang akurat.

“Sepulang dari pertemuan di PPK kami langsung koordinasi dengan Redes Desa Grujugan, dan melakukan pengecekan secara langsung kerumah calon pemilih yang datanya tidak terdaftar di Dispenduk Capil” kata Dedi Kurniawan anggota PPS Desa Grujugan.

Busahwi Hasan Ketua PPS Desa Grujugan menambahkan selain melakukan pengecekan data pemilih, dengan kegiatan mendatangi rumah calon pemilih ini Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan juga bisa sekaligus mensosialisasikan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 yang berbasis keluarga, “Selain mengecek data pemilih, kami pergunakan kesempatan ini untuk sosialisasi kepada mereka tentang waktu dan tahapan Pilgub Jatim 2018” kata Busahwi Hasan.

Senada dengan apa yang dikatakan Ketua Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Grujugan, munapsah anggota PPS Grujugan  juga mengatakan  bahwa kesempatan seperti ini harus lebih dari sekedar cek data pemilih, “Kita harus bisa mengambil kesempatan dari sebuah kejadian, hari ini kita mendatangi calon pemilih karena datanya invalid apa salahnya kalau kita sekalian sosialisasi kepada mereka sekeluarga tentang tahapan dan waktu pelaksanaan Pilgub Jatim itu sendiri” ungkapnya. (PPS/zw)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *