KPU Mengadakan Workshop ANTISIPASI PROBLEMATIKA DAFTAR PEMILIH MENYONGSONG PEMILU MENDATANG

Pada Hari Rabu Tanggal 29 Februari 2012, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumenep mengadakan kegiatan Workshop Antisipasi Problematika Daftar Pemilih Menyongsong Pemilu Mendatang. Kegiatan yang dimulai pukul 10.00 ini dihadiri juga oleh Wakil Bupati Sumenep, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sumenep, dan utusan dari Bakesbangpol Kabupaten Sumenep. Yang menjadi peserta workshop kali ini adalah para mantan PPK dan para tokoh masyarakat dari seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep.

Workshop diawali dengan sambutan oleh Ketua KPU Kabupaten Sumenep yaitu Bapak Thoha Shamadi, ST, MH. Dalam sambutannya disampaikan mengenai persiapan pemilu mendatang, yakni dengan masalah DPT yang selalu dipermasalahkan hingga menjadi gugatan di Mahkamah Konstitusi. Pemohon menyatakan bahwa DPT amburadul, tapi pada akhirnya seluruh gugatan berhasil dipatahkan pada hasil keputusan MK. Beliau juga menyampaikan tujuan diadakan Workshop ini adalah supaya pada pelaksanaan Pemilu mendatang tidak ada permasalahan DPT lagi. Selain itu beliau juga berharap agar Dispendukcapil dapat bersinergi dan bekerjasama dengan KPU dalam permasalahan data penduduk tersebut.

Bapak Ir. H. Soengkono Sidik, Wakil Bupati Sumenep juga memberikan sambutan pada pembukaan Workshop. Beliau menyampaikan bahwa semoga di Pemilu mendatang tidak ada lagi permasalahan DPT, dikarenakan pada tahun ini Kabupaten Sumenep akan melaksanakan program E-KTP, sehingga dapat mengantisipasi permasalahan NIK ganda. Beliau juga berpesan bahwa dalam Pemilu secara langsung, harus dilakukan pendataan secara menyeluruh, dan semua pihak harus ikut mengawasi langsung dalam penentuan DPT. Terakhir beliau juga menyampaikan supaya KPU dan penyelenggara Pemilu mempersiapkan dengan baik pelaksanaan Demokrasi di Kabupaten Sumenep.

Acara selanjutnya dipimpin oleh Bapak Jazuly Mutthar, S.Ag, M.Hi selaku moderator workshop. Ada 2(dua) Narasumber yang akan menjadi pembicara dalam workshop ini, yaitu Bapak Muhammad Adnan (Kepala Dispendukcapil) dan Bapak Hidayat Andyanto, SH, M.Si (Anggota KPU Kabupaten Sumenep). Bapak Muhammad Adnan  menjelaskan mengenai bagaimana proses pembuatan E-KTP, dan pentingnya peran serta masyarakat dalam mensukseskan program E-KTP tersebut. Beliau juga mengatakan bahwa dengan adanya E-KTP tidak akan ada lagi NIK ganda, karena setiap orang hanya akan mempunyai 1(satu) NIK saja. Karena rencananya mulai awal tahun 2013, KTP lama tidak berlaku lagi. Oleh karena itu diharap partisipasi masyarakat untuk datang pada saat diundang dalam pembuatan E-KTP.

Selanjutnya Bapak Hidayat Andyanto, SH, M.Si menjelaskan beberapa permasalahan yang sering dihadapi di lapangan pada pemilu yang lalu. Yang pertama adalah masalah SDM Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (P2DP) kurang optimal. Yang kedua adalah masalah geografis Kabupaten Sumenep yang banyak kepulauan sehingga menyulitkan proses pemutakhiran. Yang ketiga yakni database DP4 dari Dispendukcapil yang kacau. Beliau juga menjelaskan bagaimana cara mengatasi misalnya ada orang yang pada saat pendataan DPT belum mempunyai KTP, tetapi pada saat mendekati hari H sudah memenuhi syarat untuk membuat KTP. Selain itu disampaikan juga jika program E-KTP ini sukses, maka beliau yakin bahwa di masa Pemilu yang akan datang, tidak akan ada lagi permasalahan-permasalahan NIK ganda ataupun yang lainnya.

Kemudian acara dilanjutkan dengan forum tanya jawab dan diskusi oleh para peserta dan pembicara. Workshop selesai pada pukul 12.15 WIB dan ditutup oleh Bapak Jazuly Mutthar, S.Ag, M.Hi selaku moderator. Acara berjalan lancar dan sukses dari awal hingga akhir, dan diharapkan dari acara ini baik peserta maupun masyarakat dapat ikut peduli dalam pelaksanaan demokrasi di Kabupaten Sumenep, serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pelaksanaan pembuatan E-KTP dalam waktu dekat ini. Sehingga di masa Pemilu mendatang tidak akan ada lagi permasalahan NIK ganda. (ath-kpu)

Lihat foto lainnya..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *