SOSIALISASI ANTI GOLPUT PPS TAMIDUNG GANDENG TIM PENGGERAK PKK DESA TAMIDUNG

Insert: PPS Tamidung saat Sosialisasi PILGUB pada TIM PKK Desa Tamidung.

Batang-batang, kpud-sumenepkab.go.id –Tamidung 28 Februari, Dalam rangka mengawal suksesnya Pesta Demokrasi, Pemilukada Serentak Tahun 2018, Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Tamidung melakukan Sosialisasi Pilgub anti Golput, ke Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Desa Tamidung. (28/2).

Dalam Sosialisasi tersebut, Muhammad, sebagai Ketua PPS Desa Tamidung menyampaikan pentingnya menjadi Pemilih yang Cerdas, dalam artian tidak menjadi Pemilih Golput. Hal tersebut tentu mengacu kepada Jargon KPU, ‘Pemilih Berdaulat, Negara Kuat!’,“Untuk mengurangi persentase Golput di Pilgub Jatim 2018, tentunya kita harus membangun Sinergi yang kuat, dengan lapisan masyarakat sebagai Pemilih. Hal demikian mengingat Angka Golput pada Pilbup Sumenep Tahun 2015 yang terbilang tinggi,” Tutur Muhammad.

Begitu juga yang sering menjadi sorotan utama KPU. KPU tidak bisa memprediksi berapa jumlah angka Golput, hanya bisa mengusahakan se maksimal mungkin mengantisipasi adanya Pemilih yang Golput. Namun, jika dilihat dari penggunaan Hak Pilih pada Pilkada Tahun 2015 yang dilakukan secara serentak, hanya 70% Pemilih yang memberikan Suaranya. Sebanyak 30% memilih Golput.

Sedangkan Golput, jika mengacu pada Pasal 308 UU No. 08 Tahun 2012 Tentang Pemilu, memberikan ruang bagi Penegak Hukum, untuk menjerat siapa pun yang mengajak orang lain untuk Golput, yang berbunyi: Setiap orang yang dengan sengaja menggunakan Kekerasan, dan/atau Menghalangi seseorang yang melakukan Haknya Memilih, melakukan Kegiatan yang menimbulkan gangguan Ketertiban dan Ketenteraman Pelaksanaan Pemungutan Suara, atau Menggagalkan Pemungutan Suara, dipidana dengan Pidana penjara paling lama 2 (dua) Tahun dan Denda paling banyak Rp. 24. 000. 000 (Dua Puluh Empat Juta Rupiah).

Ketua Tim Penggerak PKK Desa Tamidung, Ibu Trindani Basith, menyambut hangat adanya Sosialisasi tersebut. Sebagaimana yang disampaikannya, bahwa PKK Desa Tamidung siap turut mengawal Pemilu Serentak Anti Golput khusus Desa Tamidung,“Saya mendukung adanya maksud baik PPS Desa Tamidung, dalam melakukan Sosialisasi Pemilu Serentak Anti Golput ini. Bagi Kami di PKK, hal tersebut menjadi penting. Mengingat sebagai warga Negara yang baik, sudah seharusnya merayakan Pesta Demokrasi, yang hanya diselenggarakan setiap Lima Tahun sekali. Dan sekali lagi kami dari PKK, siap mengawalnya,” jelas Trindani ketika diwawancarai.

Maka dari itu, Golput merupakan salah satu masalah yang sangat Urgen ketika Pelaksanaan Pemilu. Sangat besar harapan PPS Desa Tamidung kepada masyarakat yang memiliki Hak Pilih, guna benar-benar menggunakan Hak Pilihnya nanti di Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur, Tanggal 27 Juni 2018. Sosialisasi ini sangat berharga untuk menanamkan arti penting berdemokrasi, kususnya bagi masyarakat Tamidung, Bangsa dan Negara Indonesia pada umumnya.” (rsd/zw/KSM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *