KPU SUMENEP LIBATKAN PPK DALAM PEMETAAN TPS YANG TERDAPAT PONDOK PESANTREN, LAPAS, DAN RUMAH SAKIT

insert : pemetaan TPS dengan PPK

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id – Berbeda dengan Pemilihan sebelumnya dimana di lembaga pemasyarakatan (lapas), rumah sakit umum, dan pondok pesantren (ponpes) terdapat tempat pemungutan suara (TPS) atau kita biasa menyebutnya TPS khusus, maka untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 tidak ada lagi.

Menindaklanjuti hal itu, siang hari ini Selasa (9/1) KPU Sumenep mengundang PPK yang wilayahnya terdapat pondok pesantren, rumah sakit serta lembaga pemasyarakatan. Hal ini tentunya harus dilakukan karena dalam waktu dekat akan ada pemetaan TPS untuk pelaksanaan Pilgub Jatim 2018.

“Ketentuan tersebut mengacu pada Peraturan KPU nomor 2 tahun 2017 dimana disana diatur bahwa daftar pemilih disusun berbasis domisili warga yang dibuktikan dengan KTP Elektronik maupun surat keterangan dari Dispendukcapil bagi warga yang KTP Elektroniknya masih dalam proses pencetakan”, tutur Rahbini selaku komisioner KPU Sumenep Divisi pemutakhiran data pemilih.

“Jadi pada dasarnya kita tidak menghilangkan hak pilih warga, akan tetapi kita mengembalikan hak mereka untuk memilih ke tempat / alamat sesuai dengan KTP Elektronik atau surat keterangan (suket), jika para santri atau warga yang ada di lokasi tersebut di atas ingin menggunakan hak pilihnya di TPS sekitar ponpes, lapas maupun rumah sakit mereka tetap bisa menggunakan hak pilihnya di lokasi tersebut dengan menggunakan formulir A5. Kecuali bagi para santri yang berdomisili di area pondok pesantren dimana dia tinggal dan mempunyai KTP Elektronik beralamat di ponpes tersebut, secara otomatis dia mempunyai hak untuk menggunakan hak pilihnya di lokasi tersebut.(Hr/Ad)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *