KPU SUMENEP ; KONSTRUKSI PEMBANGUNAN RUMAH PINTAR PEMILU KPU SUMENEP SUDAH SELESAI .

foto tahapan pembangunan rimah pintar pemilu KPU Sumenep

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id. Setelah melalui proses pengerjaan selama 11 hari dengan jumlah tenaga sekitar 3 – 4  orang perhari, proses pengerjaan konstruksi rumah pintar pemilu  “ SULTAN ABDURRAHMAN” KPU kabupaten  Sumenep hari ini kamis (24/3) selesai. di donimasi  warna kebesaran KPU warna orange dan sedikit aksen  warna abu-abu untuk pintunya . Proses pengerjaan memang agak molor dari jadwal karena beberapa waktu lalu pekerja tidak masuk karena ada kepentingan tutur Adi selaku kasubbag teknis.

Secara teknis untuk pembangunan konstruksi rumah pintar sudah selesai, akan tetapi masih  ada dua tahap lagi yang belum selesai yaitu instalasi listrik dan pemasangan banner atau kebutuhan lain tentang kepemiluan seperti sejarah pemilu, system pemilu,tahapan, peserta, penyelenggara dan banyak item yang saat ini masih dalam proses editing lanjut Adi.semua materi tersebut akan di cetak dalam bentuk banner. Sedangkan untuk kelangkapan teknis lain akan kita siapkan dalam beberapa hari kedepan kata Adi. Diharapkan dengan adanya rumah pintar pemilu ini bisa meningkatkan pemahaman, menanamkan kesadaran dan dapat memberikan isnpirasi masyarakat tentang pentingnya demokrasi tutup Dewiyani Kasubbag Umum KPU Kabupaten sumenep. (Hr)

 

KPU SUMENEP ; MAHASISWA JOGJAKARTA MELAKUKAN PENELITIAN KE KPU KABUPATEN SUMENEP

komisioner KPU Abd. Hadi saat memberikan pemaparan kepada mahasiswa yang melakukan penelitian

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id.  Meskipun PILKADA Sumenep sudah berlalu, tapi materi tentang Pilkada masih menarik untuk dikupas, terutama oleh kalangan akademisi, hari ini kamis 16/3 salah satu mahasiswa dari UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH  Jogjakarta melakukan riset dan penelitian tentang PENGARUH PARTAI POLITIK TERHADAP PEMENANGAN CALON KEPALA DAERAH PADA PEMILU KEPALA DAERAH SUMENEP TAHUN 2015.

Setelah mendapatkan ijin dari ketua KPU Kabupaten Sumenep, maka  Moh. Ihsan  langsung di arahkan kepada komisioner KPU yang membawahi divisi SDM da partisipasi masyarakat  Abd. Hadi. Ada beberapa pertanyaan yan diajukan oleh sdr Moh. Ihsan,  Salah satunya tentang partisipasi masyarakat dalam PILKADA sumenep 2015 beberapa waktu lalu, disampaikan oleh Hadi bahwa prosentase pemilih yang menggunakan hak pilihnya pada PILKADA Sumenep 2015 beberapa waktu lalu meningkat dibandingkan dengan partisipasi masyarakat pada PILKADA sebelumnya (PILKADA 2010). Kiat-kiat apa saja yang dilakukan KPU Sumenep sehingga partisipasi masyarakat meningkat Tanya Moh. Ihsan kembali. dijelaskan bahwa banyak strategi yan dilakukan KPU untuk mendongkrak partisipasi masyarakat, diantaranya memasang spanduk di tempat tempat strategis di seluruh wilayah kecamatan di Kabupaten Sumenep, JJS ( jalan-jalan sehat) yang diikuri oleh penyelenggara pemilu mulai dari PPS,PPK, dan kalangan masyarakat, melakukan sosialisai yang lebih gencar kepada seluruh lapisan masyarakat, kita turun ke jalanan menyebarkan gantungan kunci, flyer,leafled, di perempatan jalan protokol kota sumenep dan bahkan kita juga melakukan sosialisasi dengan blusukan ke pasar tradisional, ke sekolah-sekolah, pondok pesantren, lembaga pemasyarakatan, intinya semua lini kita  rangkul demi suksesnya PILKADA Sumenep 2015,termasuk bersinergi dengan partai politik pendukung masing-masing pasangan calon agar bisa  memberikan pemahaman kepada konstituen masing-masing parpol untuk  bisa memberikan konstribusi dalam menggunakan hak pilihnya tutur Hadi.

Adad beberapa pertanyaan atau hal yang tidak ada hubungannya dengan KPU yaitu mengenai pengawasan pemilu. Oleh Hadi disarankan untuk menemui langsung personil yang dulu menjabat sebagai PANWASLU Kabupaten sumenep, (Hr).

 

KPU SUMENEP ; SOSIALISASI BPJS KESEHATAN SUMENEP KE KANTOR KPU KABUPATEN SUMENEP

sekretaris KPU Sumenep ( baju putih) menyerahkan berkas perdaftaran BPJS kesehatan kepada petugas BPJS

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id. Bertempat di ruang pertemuan Kantor KPU Kabupaten Sumenep, tanggal 7 Maret 2017 dan dihadiri oleh seluruh Komisioner KPU dan sekretariat KPU Kabupaten Sumenep, dilaksanakan Sosialisasi BPJS Kesehatan. Sosialisasi disampaikan oleh staff perwakilan BPJS Sumenep Unit Pemasaran Zahratul Jannah,.

Tujuan sosialisasi tersebut adalah untuk memberikan penjelasan mengenai manfaat dari Program Jaminan Kesehatan Nasional yang akan diterapkan bagi  seluruh Komisioner maupun PPNPN ( Pegawai Pemerintah Non Pegawai negeri ) di lingkungan KPU Kabupaten Sumenep. Dalam sosialisasi tersebut dijelaskan pula mengenai penanganan terhadap kendala yang mungkin ditemui mengenai masalah perawatan kesehatan.

Intisari sosialisasi ini adalah bahwa Sistem Jaminan Kesehatan Nasional mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi pesertanya. Dengan 3 azas yaitu : Kemanusiaan, Manfaat, dan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia serta gotong royong. Sesuai dengan yang diungkapkan Zahra  dalam sosialisasi, bahwa pengguna BPJS tidak perlu takut untuk memberikan masukan maupun laporan terkait dengan kinerja BPJS dan dokter maupun  Rumah Sakit penyelenggara karena BPJS adalah milik bersama penduduk Indonesia sehingga masukan yang diberikan pengguna BPJS tentu akan membawa BPJS untuk berbenah dan menuju arah yang lebih baik kedepannya.

Diwaktu yang sama juga diserahkan berkas/ formulir pengajuan sebagai peserta BPJS, yan diserahkan langsung oleh Sekretaris KPU Kabupaten Sumenep Fajar Rahman dan diterima langsung oleh perwakilan BPJS Sumenep Zahratul Jannah.dengan diikutsertakan nya PPNPN seluruh pegawai di lingkungan KPU Kabupaten sumenep, diharapkan bisa memberikan rasa tenang dan nyaman dalam  bekerja bagi seluruh pegawai di KPU Sumenep, tutur Dewiyani selaku Kasubbag Umum. (Hr)  

KPU SUMENEP ; PROSES PEMBANGUNAN RUMAH PINTAR PEMILU “ SULTAN ABDURRAHMAN” KPU KABUPATEN SUMENEP.

foto pembuatan rumah pintar pemilu

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id. Setelah melakukan koordinasi dengan KPU Provinsi Jawa Timur, dan melakukan studi banding ke Kota Malang. mengenai  pembuatan rumah pintar pemilu, dan menindaklanjuti rapat pleno KPU Kabupaten Sumenep tanggal 27/2, maka hari ini, senin 6/3 dimulai pelaksanaan pembangunan rumah pintar pemilu.

Disepakati dalam rapat pleno tersebut, bahwa tempat yang akan dipakai untuk pembangunan rumah pintar pemilu KPU Kabupaten Sumenep adalah pendopo Sultan Abdurrahman.adapun bahan yang digunakan adalah besi kotak hollow galvalume ukuran 4×4 cm. dan bahan pelapisnya adalah memakai kalsiboard dan difinishing cat.Tampak beberapa pekerja mulai sibuk melakukan pengukuran lokasi dan ada jua yang melakukan pemotongan besi galvalume. Dengan mengerahkan 4 pekerja, diperkirakan pembuatan rumah pintar ini akan selesai dalam waktu 3 mingu tutur Adi Kasubbag Teknis  yang membawahi proses pengerjaan  pembangunan rumah pintar ini.

Untuk Ukuran  ruangan akan mengikuti petunjuk yang sudah ada dalam buku petunjuk pedoman rumah pintar pemilu dari KPU RI. Intinya disitu akan ada ruang audio visual berukuran 5×8 m, ruang pameran, ruang simulasi dan juga ruang diskusi. Lanjut   Adi. sedangkan nama “SULTAN ABDURRAHMAN” dipilih dengan alasan bahwa beliau adalah raja pertama Sumenep yang sangat bijaksana.

Seperti diketahui bahwa KP JawaTimur dijadikan Pilot Project untuk pembuatan rumah pintah Pemilu, jadi kita akan upayakan yang terbaik untuk pembangunan rumah pintar pemilu ini tutup Fajar Rahman sekretaris KPU Kabupaten Sumenep. (Hr)

 

KPU SUMENEP ; RAPAT EVALUASI PENERAPAN ABSENSI HAND KEY

sekretaris KPU Sumenep menjelaskan output sistem absensi hand key (finger printer)

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id. Setelah satu bulan pemakaian absensi dengan system finger printer (hand key) maka hari ini senin tanggal (6/2) pukul 09.00 WIB bertempat di ruang pertemuan/ruang rapat kantor Komisi Pemilihan Umum Kabupaten sumenep di laksanakan rapat evaluasi dan dipimpin langsung oleh sekertaris KPU Fajar Rahman. Sebenarnya rapat kali ini tidak hanya membahas masalah absensi atau out put laporan absensi hand key saja. Tapi juga membahas keseluruhan kegiatan yang telah di laksanakan bulan lalu dan juga membahas rencana kerja yang akan di laksanakan satu bulan kedepan akan tetapi karena sistem absensi ini baru diterapkan dan perlu evaluasi maka rapat kali ini lebih banyak membahas masalah absensi.

Setelah di pelajari dan diteliti langsung oleh sekretaris KPU fajar Rahman. Maka bisa dilihat tingkat kehadiran dari seluruh staff KPU Sumenep. di jelaskan bahwa bagi pegawai yang tidak masuk kerja atau lupa melakukan absensi maka akan muncul warna merah di setiap tanggal disaat yang bersangkutan tidak masuk/lupa melakukan absensi.sedangkan bagi pegawai yang masuk kerja maka akan muncul warna kuning.tapi perlu di catat bahwa bisa saja tanda merah yang keluar dikarenakan yang bersangkutan ada tugas di luar kantor. Oleh karena itu kepada petugas pencatat absensi agar menberikan keterangan khusus kepada pegawai yang melakukan tugas luar imbuh fajar.dengan adanya absensi ini maka diharapkan kinerja dari seluruh staff KPU bisa di tingkatkan tutupnya. (Hr). 

« Older Entries