KPU SUMENEP MONITORING PPK, PPS DAN PPDP

Batang-batang-Sumenep,-. Komisi pemilihan umum ( KPU ) kabupaten sumenep terus melakukan tahapan” penyelenggara pilkada serentak yang akan di selenggarakan pada 9 Desember mendatang.

Guna memastikan kinerja petugas pemutahiran data (PPDP)melalui mekanisme pencocokan dan penelitian daftar pemilih berjalan dengan baik,KPU kabupaten sumenep melakukan monitoring di seluruh PPS yang berada di kecamatan Batang-Batang,hari ini rabu 29 juli salah satunya di desa  Batang-batang Laok menjadi sasaran pertama.

Kegiatan tersebut juga d dampingi oleh anggota KPU kabupaten sumenep, Panitia Pemilihan Kecamatan ( PPK ) Batang-batang, Panitia Pemungutan Suara ( PPS ) Batang-batang laok dan petugas pemutahiran data (PPDP).

Tujuan pelaksanaan monitoring dilakukan guna memastikan kesiapan kerja coklit PPDP dalam melaksanakan pencocokan dan penelitian daftar pemilih di tengah” pandemi covid 19.

Dalam hal ini, KPU meminta kepada semua PPDP Batang-batang laok untuk menulis kendala kerja yang di alami ketika berada di lapangan.
” saya sangat berharap kepada kepada semua teman” PPDP untuk bekerja dengan tepat dan baik, d i samping itu pula jangan lupa untuk selalu memakai APD dan tetap menerapkan protokol kesehatan demi keamanan kerja kita” kata Rofiqi Tanzil  komisioner KPU Sumenep pada sambutannya siang itu,di sekretariat PPS Batang-batang laok.

Meski demikian,ia juga meminta kepada PPDP  dan  PPS agar melaporkan apa bila ada kendala kerja atau kesalahan identitas yang didata secara keliru.pelaporan itu bisa di sampaikan langsung ke KPU  Sumenep melalui PPK. (Btg)

PENITIA PEMUNGUTAN SUARA (PPS) DESA BADUR MELAKUKAN MONITORING

insert : monitoring PPDP
Batuputih-Sumenep,-.  Kegiatan PPDP mencoklit yang berlangsung sejak 15 juli hingga 13 agustus 2020 ,sudah memasuki minggu kedua perlu di monitoring dan di evaluasi oleh PPS, monitoring dilakukan dengan cara mengundang PPDP ke sekretariat PPS untuk mengetahui sejauh mana progres pencoklitan oleh petugas pemutakhiran data pemilih PPDP.

HENDIYONO sebagai divisi teknis di PPS Badur menyampaikan  kepada seluruh PPDP bahwa PPS berkewajiban melakukan monitoring terhadap PPDP dengan maksud agar pelaksanaan coklit dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan akurasi data pemilih yang valid. Serta dapat mengetahui permasalahan- permasalahan yang dialami petugas di lapangan bisa tersampaikan kemudian dipecahkan secara bersama- sama.
Jadi monitoring dan evaluasi ini bertujuan untuk memberikan gambaran dan informasi berkala, kegiatan pencocokan dan penelitian di masing masing TPS. Monitoring dan evaluasi akan berlanjut terus selama tahapan PILBUB berlangsung.  Ia berharap dukungan dari PPDP yang mana bekerja sesuai jadwal tahapan dan program yang sudah di tetapkan oleh KPU Sumenep, sehingga progres pemutakhiran nanti menghasilkan data pemilih yang benar2 Valid, dan tidak ada yang mempermasalahkan dan data dapat di terima oleh semua pihak. (Btptih)

LAKUKAN MONITORING COKLIT DATA PEMILIH, INI KENDALA PPDP PPK NONGGUNONG

insert : monitoring PPK Nomggunong

Nonggunong-Sumenep,  PPK Nonggunong hari ini (27/07) melakukan monitoring kepada Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) pada rangkaian tahapan coklit dalam rangka Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sumenep Tahun 2020.

Anggota PPK Nonggunong Ahmad Faruq selaku Divisi SDM dan Parmas mengatakan sebanyak 2.589 data pemilih yang sementara dilakukan pencocokan data oleh PPDP. “Tadi sudah dilakukan monitoring kepada PPS & PPDP yang sementara melakukan pendataan, diantaranya di Desa Sokarame Paseser sebanyak 9 petugas PPDP dan Desa Tanah Merah 3 Petugas PPDP. Ungkap Faruq.

Dikatakannya dari hasil monitoring tersebut ada beberapa kendala yang dihadapi petugas PPDP yakni banyak pemilih yang meninggal dan tidak dikenal serta tidak ada ditempat/rumah (bekerja).

“Ada juga warga yang dibawah umur, dan warga tidak dikenal di Desa tersebut. Meski demikian saya berharap dukungan dan kerja sama dari PPS dan PPDP terkait laporan mingguan, agar nantinya proses pelaporan kami ke KPU berjalan lancar sesuai tahapan.” pungkasnya.

Lanjutnya, untuk progres rekap data yang ada saat ini dari hasil monitoring yang selesai untuk Desa Sokarame Paseser 83 persen dan Desa Tanah Merah 93 persen. “Kegiatan monitoring ini dibagi sesuai zona masing-masing anggota PPK, selama 2 hari (27-28 Juli 2020).” Ujarnya.

Dirinya berharap petugas PPDP yang telah ditugaskan untuk melakukan survei lapangan dapat melakukan pendataan yang akurat kepada pemilih.

“PPDP merupakan ujung tombak dalam melakukan pendataan kepada setiap pemilih guna mendapatkan data yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan dalam proses Coklit. ” jelas Faruq.

Sementara itu, terpisah, Ketua PPK Nonggunong Zainul Hasan menambahkan untuk petugas Coklit data pemilih tetap memperhatikan protokol kesehatan. “Setiap petugas PPDP tetap ikut protokol kesehatan Covid-19 yaitu menggunakan Masker, dan jaga jarak ketika akan melakukan pendataan kepada pemilih sehingga dapat mencegah penularan Covid-19.” tandas Ketua PPK. (FaruqNong)

Wakil Rakyat, Terima PPDP di Kediamannya

insert : Deky (2 dari kanan berbaju lengan panjang coklat) sesaat setelah di coklit

Bluto- Sumenep,-. Salah satu anggota wakil rakyat yang duduk di kursi parlemen, Dekky Purwanto menerima rombongan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Bungbungan dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) Bluto di rumahnya Senin Malam (27 Juli 2020).

Para penyelenggara Pilbup Sumenep ini datang bersama Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (PPDP) TPS 01 Desa Bungbungan, hal ini ialah untuk melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) kepada calon pemilih yang akan terdaftar menjadi Daftar Pemilih Tetap (DPT) pada Pilbup Sumenep, 9 Desember 2020 mendatang.

Dekky tercatat dalam DP4 jelang Pilkada Sumenep ini. Ia berharap, agar seluruh masyarakat yang memiliki hak pilih, benar-benar terdaftar dan menggunakan hak pilihnya di pilbup mendatang.

“Jangan sampai ada masyarakat, yang terlewatkan tidak dicoklit, ini sangat penting, sehingga data pemilih bisa jelas, dan haknya sebagai pemilih bisa didapat,” harap Dekky.

Ia juga menyampaikan agar  Coklit ini, dapat menjadi moment yang tepat dalam memastikan jumlah pemilih di Sumenep. Ia juga berpesan untuk tetap menjaga soliditas sesama penyelenggara.

“Saya percaya penuh kepada PPK, PPS dan PPDP yang ada, untuk mendata warga yang tinggal tetap, pendatang dan keluar sehingga bisa diketahui berapa jumlah DPT di Sumenep, khususnya di Desa Bungbungan Kecamatan Bluto. Tetap jaga soliditas tim antar penyelenggara. PPK dan PPS juga bertanggungjawab terhadap keberhasilan coklit PPDP di lapangan apabila terdapat hal-hal yang tidak dibahas saat Bimtek” ucap anggota DPRD Sumenep.

Ia berharap agar coklit berlangsung aman, dan juga berpesan kepada masyarakat Bungbungan agar bersikap persuasif ketika dicoklit oleh petugas pemilihan, yang akan mendatangi langsung ke rumah-rumah masyarakat demi berlangsung pemilihan yang damai.

“Saya berharap coklit berlangsung aman dan lancar, dan tidak ada halangan yang berarti, apalagi ini masih pandemi Corona, Jangan lupa juga, bagi PPDP yang akan melakukan coklit, agar tetap menerapkan standar protokol pencegahan Covid-19 demi melindungi diri, ” tutupnya.

INDAH HUSNUL KHOTIMAH
PPK Bluto Div. SDM dan Partisipasi Masyarakat.

« Older Entries