PPK KEC.NONGGUNONG GELAR RAKOR PEMILU 2019

insert : Rakor PPK Nonggunong

Nonggunong, kpusumenep.go.id – Sabtu tgl 22 Desember 2018 PPK Nonggunong gelar Rapat koordinasi dan Sosialisasi pemilu 2019, bertempat di kantor PPK Kec Nonggunong, Hadir dalam acara tersebut PPS dan Sekretariat PPS se Kec Nonggunong yang terdiri dari 8 Desa. Acara di mulai pukul 09.00 WIB dan berakhir pukul 12.00 WIB. Acara tersebut di gelar guna membahas tahapan pemilu 2019 yang pada saat ini masuk tahapan kampanye,penyusunan DPK dan DPTB.

Sebagai nara sumber 1.Divisi Sosialisasi dan parmas,( Zainal) 2.Divisi perencanaan dan Data,(Dodi Heriyanto) Dalam kasempatan tersebut ZAINAL berharap , 1. Agar PPS mensosialisasikan tahapan dan program pemilu 2019 kepada warga,agar warga juga tahu. Dalam menyampaikan materi Sosialisasi PPS harus paham keadaan dan kondisi Warga, dengan menggunakan bahasa dan istilah yang mudah di mengerti dan di pahami,seperti bahasa kampanye, istilah APK,DPK dan DPTB.

2.Menghimbau agar PPS tidak men share kegiatan ,komentar dll di grup PPK PPS dan juga di group penyelenggara dapil Vll, yang tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan dan kesuksesan pemilu 2019.

3.Sebagai penyelenggara diharapkan menjaga netralitas, Banyak berkoordinasi dengan pihak yang menjadikan perencanaan, pelaksanaan pemilu 2019 berjalan dengan lancar dan aman sesuai dengan peraturan dan undang -undang yang ada.

DODI HERIYANTO menambahkan 1. Terkait dengan masuknya tahapan penyusunan DPK,DPTB, juga perlu di Sosialisasikan kepada Warga,agar nantinya tidak ada warga yang sudah memenuhi syarat tidak terdaftar sebagai hak pilih.

2.PPS harus mengecek DPTHP-2 yang sudah ditetapkan oleh KPU mungkin ada warga yang sudah memenuhi syarat tidak masuk dalam DPTHP2 atau adanya masukan dari warga,yang saat ini bisa di masukkan daftar pemilih khusus(DPK)dengan syarat menunjukkan eKTP.

DPTB adalah daftar pemilih yang telah terdaftar dalam DPT di suatu TPS yang karena tertentu pemilih tidak dapat menggunakan haknya di TPS tempat ter daftar, dan memberikan hak suara di TPS lain.

Dalam acara lain-lain,
PPS Talaga (HASANUDDIN) 1.menyampaikan terima kasih kepada PPK,dan harapan kepada semua PPS se Kec Nonggunong, untuk bisa melaksanakan harapan dan himbawan PPK yang talah di sampaikan pada acara Rakor pada hari ini (Sabtu,22-12-2018). 2. Beliau berharap kepada PPK untuk memberikan petunjuk dan arahan dalam menjalankan tugasnya selaku Divisi Sosialisasi di tingkat Desa(PPS).

Senada dengan harapan PPK, Harapan PPS Desa Talaga, mewakili PPS se Kec Nonggunong, PPK, PPS se Kec Nonggunong siap mensosialisasikan tahapan dan program Pemilu 2019 sampai tuntas,dengan harapan partisipasi masyarat bertamba dari pemilu sebelumnya.(PPK/KSM)

PPS SAROKA KECAMATAN SARONGGI SOSIALISASI KE FORUM MUSLIMAT DZIKIR

Insert: PPS Saroka saat sosialisasi pemilu 2019

Saronggi, kpusumenep.go.id – Kecamatan Saronggi, telah melaksanakan sosialisasi oleh anggota PPS Desa Saroka pada acara mingguan muslimat dzikir, tentang pemilihan umum 2019 pada tanggal 17 april 2019. Sabtu, (22/12) bertempat di rumah Lafitus Sittin di Dusun Gulungan RT 11 RW 03 jam 18.00 (ba’da magrib)

Komitmen penyelenggara pemilu 2018 di Desa Saroka dalam rangka mensukseskan pemilu 2019 yakni dengan memberikan informasi seputar pemilu 2019, memang sangat besar, disamping mereka masuk ke forum warga untuk kelompok laki-laki. Mereka juga menyisir kelompok kelompok masyarakat perempuan. Read more

Gelar Sosialisasi Pemilu 2019, PPS Romben Rana Tuai Pujian

insert : PPS Romben Rana Lakukan Sosialisasi

Dungkek,- Pemilihan umum tahun 2019 akan jatuh pada hari Rabu tanggal 17 April tahun 2019, pasalnya pemilihan umum ini adalah untuk kali pertama di Indonesia yang menggabungkan Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden juga anggota legislatif secara bersamaan, tutur Yanto Riadi ketua PPS Romben Rana Kecamatan Dungkek Kabupaten Sumenep (22/12).

Lebih lanjut pemuda yang saat ini masih menjabat sebagai ketua paguyuban seni dan tradisi (GUBATRA) Kecamatan Dungkek ini menambahkan, bahwa sosialisasi dengan cara turun langsung ke masyarakat menjadi sangat penting untuk memberikan pemahaman tentang mekanisme pemilihan umum tahun 2019.

“Kita berharap dengan turun langsung ke masyarakat, mereka akan paham kapan pemilu akan digelar mas, karena sejauh ini masih banyak masyarakat yang kebingungan”. Ujarnya.

Sementara Ny Entun salah satu pemilik toko menunturkan bahwa sebelum adanya sosialisasi dirinya tidak begitu paham dengan pemilu kali ini.

“Terima kasih kepada PSS Romben Rana telah datang ke toko kami memberikan informasi penting tentang pemilihan umum tahun 2019, semoga kita bisa memilih dengan bijak nanti” imbuhnya.

Desa Romben Rana Kecamatan Dungkek terbagi kedalam 5 TPS dari 3 Dusun yaitu dusun Manteki, dusun Kebun dan dusun Patandun, tutur Kusairi anggota PPS setempat kepada masyarakat.

“Sejauh ini sudah ada 5 titik dari tiga dusun yang sudah kami datangi, Alhamdulillah respon masyarakat sangat baik, target kami berikutnya adalah lembaga pendidikan dan pemilih potensial atau kaula muda”.

Dilain pihak, Wartini kepala desa Romben Rana juga mengapresiasi kegiatan PPS kali ini, ia berharap dengan adanya sosialisasi ini, akan mampu menekan angka golput di wilayahnya sehingga akan tercipta pemilu yang jujur, adil dan damai.

“Mudah-mudahan dengan sosialisasi berkelanjutan ini, masyarakat disini semakin paham mekanisme pemilihan umum, salut untuk PPS” imbuhnya.

Diketahui PPS Romben Rana menargetkan sosialisasi selama kurun waktu 5 hari dengan cara turun langsung kemasyarakat, terhitung dari 22 Desember sampai 26 Desember tahun 2018 dengan motto “Pemilih berdaulat, Negara Kuat “.

(yan/lut/kus)

PPS JADDUNG LAKUKAN SOSIALISASI KEPADA IBU-IBU PKH

Insert: Sosialisasi Kepada Ibu-Ibu PKH Oleh PPS Desa Jaddung

Dungkek, kpusumenep.go.id – Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Jadung melakukan sosialisasi kepada jamaah kompolan PKH, bertempat di Balai Desa. (21/12)

Dalam sosialisasi tersebut, Kurniadi, ketua PPS Jadung menyampaikan informasi bahwa pada 17 April 2019 mendatang merupakan pesta demokrasi. Yakni, pemilihan DPR, DPD, DPR Kota/Kabupaten dan DPR RI, serta pemilihan Presiden dan wakil Presiden. Momen pemilihan umum (pemilu) semacam itu, membutuhkan kinerja PPS dan seluruh penyelenggara bekerja ekstra, karena akan menjadi polemik jika dikerjakan tidak teliti terutama soal pendataan dan penyampaian informasi pada warga, jelasnya. Read more