14 Calon Komisioner KPU Jatim Ikuti Tes Psikologi di TNI AL, Ini daftarnya

14 Calon Komisioner KPU Jatim Ikuti Tes Psikologi di TNI AL, Ini Daftarnya

insert :Suasana tes psikologi calon komisioner KPU Jatim di Dinas Psikologi Angkatan Laut (AL) Juanda Sidoarjo, Senin (30/7/2018).

SURYA.co.id | SURABAYA – Empat belas orang bakal calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jawa Timur periode 2014 – 2019 menjalani tes psikologi, Senin (30/7/2018).

Tes ini merupakan tahapan lanjutan usai para peserta dinyatakan lulus tes tulis sebelumnya.

Tes psikologi ini berlangsung di Dinas Psikologi Angkatan Laut (AL) Juanda Sidoarjo.

Kepala Bagian Program, Data, Organisasi dan Sumber Daya Manusia KPU Provinsi Jawa Timur, Suharto menyatakan bahwa para peserta ini sebelumnya telah dinyatakan lulus tes tulis menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT).

“Selama satu hari, mereka akan mengikuti tes psikologi. Terkait materinya, semua kami serahkan ke Dinas Psikologi TNI AL,” ujarnya.

Totok menambahkan, dengan adanya keterlibatan unsur TNI dalam seleksi ini, pihaknya berharap akan mendapat komisioner KPU yang kompeten.

“Kami menilai pihak TNI AL melalui Dinas Psikologi sangat kompeten. Sehingga kami memercayakan salah satu tahapan rekruitmen ini,” ucapnya.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim kembali membuka seleksi untuk dua komisioner tambahan. Hal ini sebagai tindak lanjut dari pelaksanaan UU no 7 thn 2017 tentang Pemilu.

Di peraturan ini tercantum bahwa untuk wilayah dengan jumlah penduduk d iatas 10 juta maka KPU nya bertambah. Dari yang awalnya lima komisioner, kini menjadi tujuh komisioner.

Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) rekrutmen Komisioner KPU, Dr Abdul Chalik menjelaskan tahapan seleksi tersebut.

Pendaftaran dibuka pada 10-18 Juli 2018. Kemudian, pada calon komisioner tersebut akan mengukuti tahapan seleksi yang terdiri dari tes tulis, tes psikologi, tes kesehatan, dan tes wawancara. Pelaksanaan tes akan berlangsung hingga 6 Agustus 2018 mendatang.

Timsel juga akan melibatkan masyarakat dalam menyeleksi calon komisioner. Selama 26 hari (11/7-5/8/2018), masyarakat bisa memberikan tanggapan kepada Timsel.

“Dari hasil tes tersebut, kami akan menyerahkan empat nama kepada KPU RI. Dua di antranya ditetapkan sebagai komisioner terpilih, sisanya sebagai cadangan,” ujar Abdul.

Pihaknya juga menjelaskan beberapa kriteria calon komisioner tersebut.

Di antaranya, bersedia untuk tidak menduduki jabatan politik, jabatan di pemerintahan, dan/atau Badan Usaha Milik Negara/Badan Usaha Milik Daerah selama menjadi komisioner nantinya.

“Calon Komisioner ini yang tidak sekedar hanya mencari pekerjaan, tapi harus punya kapasitas kapabilitas, integritas,” jelas dosen UINSA ini.

Mengingat saat ini menjadi momentum jelang pemilihan presiden dan pemilihan legislatif tahun depan, Timsel akan mengutamakan figur yang berpengalaman di Pemilu.

“Misalnya para anggota KPU dan Bawaslu kabupaten kota dipersilahkan untuk ikut mendaftar. Sehingga, apabila terpilih bisa langsung bekerja dengan anggota lainnya,” pungkasnya.

Komisioner ini akan bekerja 6 bulan dengan menyesuaikan tugas Komisioner KPU Jatim yang selessi pada Pebruari 2019 mendatang.

Berikut daftar nama kandidat komisioner KPU Jatim yang mengikuti ujian tes psikologi:

 

1. Abdul Malik

2. Agus Edi Winarto

3. Athoillah

4. Adi Suharyanto

5. Fatkhur Rohman

6. Habib M Rohan

7. Insan Qoriawan

8. Miftahur Rozaq

9. Muhlisin

10. Musyafah

11. Nurul Amalia

12. Nur Syamsi

13. Rochani

14. Sapta Andaruisworo

KPU SUMENEP ; PARPOL LAKUKAN PERBAIKAN BERKAS PENCALONAN

Insert : salah satu LO Parpol menyerahkan berkas perbaikan ke Kantor KPU Sumenep

KPU Sumenep.go.id ,- Satu demi satu Partai Politik menyerahkan berkas perbaikan calon anggota DRPD Kabupaten Sumenep. Seperti yang diketahui bahwa dari 16 Partai Politik yang ada di Sumenep ,belum ada satupun Partai Politik yang berkas pencalonan dinyatakan Memenuhi Syarat  100 %. Hal itu tentunya membuat pihak Parpol bekerja keras lagi, untuk memenuhi kelengkapan berkas khususnya berkas calon. Read more

KPU JATIM LAKUKAN PENETAPAN PASANGAN CALON PEMENANG PILGUB JATIM 2018

insert :Gubernur Jatim terpilih Khofifah Indar Parawansa

SURYA.co.id | SURABAYA – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim menetapkan pasangan Khofifah Indar Parawansa dan Emil Elestianto Dardak sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur terpilih untuk periode 2019-2024, Selasa (24/7/2018) malam, di Hotel Wyndham, Surabaya. Khofifah tampil dengan senyum mengembang, meski tanpa didampingi Emil Elestianto Dardak. Khofifah diringi tim pemenangan yakni Kiai Roziki, Kiai Masykur, Gus Zahrul Azhar Asad, serga dua putranya yaitu Yusuf Mannagali dan Ali Mannagali.

 Dalam sambutan kemenangannya, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada semua pihak yang sudah mendukung dan menyukseskan Khofifah-Emil. Ketua Umum PP Muslimat itu memastikan akan mengakomodir program pasangan Cagub Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno, yang sebagaimana disampaikan akan dititipkan jika Khofifah dan Emil yang menang dalam Pilgub. “Kami sedang melakukan penajaman, pengayaan, dan sinkronisasi program dari RPJMD. Proses yang ingin kami bangun yaitu double C, continue (kesinambungan) and change (perubahan lebih baik),” imbuh Khofifah.

Bangun Selatan Jatim

Salah satu fokus utama pemerintahan Khofifah-Emil adalah pembangunan Jatim wilayah selatan, seperti memberikan infrastruktur dan ekonomi kawasan. “Jangan ada pemikiran kalau wilayah utara akan terkalahkan. Tidak begitu, tapi semua akan berseiring,” tegasnya. Khofifah menjanjikan membangun wilayah Madura dan kepulauan dalam lima tahun pemerintahan Jatim ke depan. “Dan tak lupa bahwa PR kita ke depan adalah kemiskinan, pengangguran dan ketimpangan,” kata Mantan Menteri Sosial itu.

Hadiahi Pantun

Sadar rivalnya, Gus Ipul-Mbak Puti tidak hadir acara penetapan gubernur Jatim, Khofifah lantas berpantun sebagai bentuk penghormatan kepada keduanya. “Beli sepatu di pedagang kaki lima, enak dipakai murah harganya. Tak ada lagi nomor satu atau dua. Mari bersama membangun Jatim sejahtera,” kata Khofifah. Khofifah menegaskan, kontestasi Pilgub sudah selesai. “Saya sering membuat analogi, karena sekarang adalah musim haji, bagi saya nomor 1 dan 2 adalah mikat, starting poin, yang tujuannya sama beribadah, sama seperti Pilgub Jatim,” ucap Khofifah.

Pemilih Meningkat

Ketua KPU Jatim, Eko Sasmito menetapkan pasangan Khofifah-Emil memenangi Pilgub Jatim dengan perolehan 10.465.218 suara atau 53,55 persen. Sedangkan Gus Ipul- Mbak Puti memperoleh 9.076.014 (46,45 persen) KPU Jatim menetapkan Khofifah-Emil menang, setelah menerima surat dari Mahkamah Konsitusi (MK) dan KPU RI, bahwa tidak ada gugatan hasil Pilgub Jatim. “Meskipun pasangan Gus Ipul dan Puti tak hadir pada acara ini, keputusan rapat pleno tetap bisa dilaksanakan,” kata Eko. Eko menyebut penyelenggaraan Pilgub Jatim 2018 berjalan kondusif, hampir tak ada pelanggaran-pelanggaran berat. Selain itu tingkat partisipasi masyarakat di Pilkada serentak tahun ini, menjadi yang tertinggi di tiga periode Pilkada serentak tetakhir.

Pilgub Jatim 2018 lalu, tingkat partisipasi pemilih meningkat menjadi 67,39 persen. Sedangkan Pilgub Jatim 2008 61,80 persen, dan Pilgub Jatim 2013 tingkat partisipasi pemilih hanya 59,34 persen “SK Penetapan akan diserahkan ke DPRD Jatim untuk diteruskan ke Menteri Dalam Negeri sebagai bahan pelantikan gubernur mendatang,” pungkas Eko. (fz/bob)

 

KPU SUMENEP ; SERAHKAN HASIL VERIFIKASI KE PARTAI POLITIK

Insert : Ketua KPU Sumenep menyerahkan berkas hasil Verifikasi kepada Partai Politik

kpusumenep.go.id,- Setelah melakukan verifikasi terhadap seluruh berkas pendaftaran pencalonan dan berkas calon anggota DPRD Kabupaten Sumenep,  yang diserahkan oleh Partai Politik beberapa waktu lalu,  siang ini Sabtu (21/7),  bertempat di Hotel Utami Sumekar, KPU Sumenep menyerahkan berkas hasil verifikasi tersebut, ke seluruh Partai Politik dan juga kepada Panwaslu Kabupaten Sumenep. Read more

« Older Entries