KPU SUMENEP; PPK DAN PPS HARUS JAGA KEHORMATAN SEBAGAI PENYELENGGARA PEMILIHAN DI TINGKAT KECAMATAN DAN DESA

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id – Banyak tugas yang menanti anggota PPK dan anggota PPS yang telah dilantik, salah satunya adalah melaksanakan instruksi Ketua KPU Kabupaten Sumenep yang disampaikan pada sambutannya yaitu supaya PPK dan PPS sesegera mungkin melakukan rapat pleno untuk memilih Ketua dan membagi tugas dengan anggotanya untuk memudahkan koordinasi. Selain itu Ketua KPU Kabupaten Sumenep juga mengistruksikan supaya PPK segera berkoordinasi dengan pihak kecamatan, dan PPS segera berkoordinasi dengan pemerintahan desa.

Selain itu Ketua KPU kabupaten Sumenep juga menyampaikan bahwa PPK dan PPS semua adalah bagian dari keluarga besar KPU Kabupaten Sumenep. Kita semua adalah satu keluarga yang oleh peraturan perundang-undangan diberi amanah menjadi penyelenggara pemilihan, oleh karena itu perlu disampaikan bahwa sebagai penyelenggara pemilihan, PPK dan PPS  harus selalu menjaga sikap, perilaku, dan menjaga kehormatan sebagai penyelenggara, ujar Warits, Ketua KPU Kabupaten Sumenep. Integritas dan profesionalitas menjadi keniscayaan, ini tidak bisa ditawar-tawar, tambahnya. Read more

KPU SUMENEP; HADIRKAN KEARIFAN LOKAL PADA ACARA PELANTIKAN ANGGOTA PPK DAN PPS PILGUB JATIM 2018

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id – Pada acara pembukaan pelantikan anggota PPK dan PPS di Graha Zansibar, KPU Kabupaten Sumenep turut menghadirkan kearifan lokal yakni Tari Muang Sangkal yang merupakan tari khas dari Kabupaten Sumenep. Tari Moang Sangkal merupakan salah satu icon seni tari di Madura, secara harfiah kata moang sangkal terdiri dari dua kata berbahasa Madura yang mempunyai makna kata sebagai berikut :

Kata Mowang berarti membuang, dan kata Sangkal berarti sukerta yang artinya gelap (sesuatu yang menjadi santapan sebangsa setan, dedemit, jin rayangan, iblis, menurut ajaran Hindu). Sedangkan kata “sangkal” sendiri mengadopsi dari bahasa Jawi Kuno yang maksudnya Sengkala (sengkolo). Jadi sangkal yang dimaksudkan pada umumnya oleh masyarakat Songennep adalah : bila ada orang tua mempunyai anak gadis lalu dilamar oleh laki-laki, tidak boleh ditolak karena membuat si gadis tersebut akan “sangkal” (tidak laku selamanya).

Pada awalnya tari Mowang Sangkal gerakannya agak keras, diiringi dengan gamelan dengan gending ”sampak” lalu mengalir pada gending ”oramba’-orambe’ ” yang mengisyaratkan para putri keraton menuju ke ”taman sare”. Dan kemudian gerakannya tambah halus, gerakan yang halus, mengisyaratkan para putri sedang berjalan di Mandiyoso (koridor keraton dalem menuju Pendopo Agung Keraton Sumenep). Read more

KPU SUMENEP; PELANTIKAN ANGGOTA PPK DAN ANGGOTA PPS PILGUB JATIM 2018 DI GRAHA ZANSIBAR

Sumenep, kpud-sumenepkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Sumenep pada hari ini telah melaksanakan pelantikan anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Provinsi Jawa Timur Tahun 2018 se-Kabupaten Sumenep. Pelantikan anggota PPK dan PPS dilaksanakan di Graha Zansibar mulai pukul 10.00 s/d 12.00 WIB dengan mengundang Forum Pimpinan Kabupaten Sumenep yang dihadiri oleh Bupati, Polres Sumenep, Kodim 0827, Kejaksaan Negeri, dan Pengadilan Negeri; Kepala Dinas dan Camat se-Kabupaten Sumenep; Panwaslu Sumenep; Pimpinan Ormas; serta anggota PPK dan PPS yang dilantik.

Acara pelantikan berlangsung dengan khidmat diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan penampilan tarian muang sangkal. Kemudian acara dilanjutkan dengan laporan Sekretaris KPU kabupaten Sumenep Anwar Syahroni Yusuf, dan pembacaan Surat Keputusan KPU Kabupaten Sumenep tentang pengangkatan dan penetapan anggota PPK dan PPS se-Kabupaten Sumenep oleh Abdul Hadi, anggota Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat. Read more

KPU SUMENEP; KPU JATIM PASTIKAN TIDAK ADA PASANGAN CALON PERSEORANGAN DALAM PILGUB JATIM 2018

Surabaya, kpud-sumenepkab.go.id – Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur (KPU Jatim) resmi menutup tahapan penyerahan dukungan pasangan calon perseorangan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Timur (Pilgub Jatim) 2018. Hasilnya, hingga batas waktu yang sudah ditentukan tidak ada satupun yang menyerahkan dokumen dukungan pasangan calon perseorangan.

Divisi Perencanaan dan Data KPU Jatim, Choirul Anam menyatakan pihaknya secara resmi menutup penerimaan dukungan untuk pasangan calon perseorangan, Minggu 22 November 2018, tepat pukul 24.00 WIB. Sampai batas akhir penutupan, menurutnya, tidak ada satu orang atau perwakilan yang menyerahkan syarat dukungan pasangan calon perseorangan.

“Artinya, dipastikan secara resmi bahwa Pilgub Jatim 2018 tidak akan diikuti calon dari perseorangan, hanya akan diikuti oleh pasangan dari Partai Politik (Parpol),” ujarnya. Read more