KOMUNITAS SANTRIWATI “NO GOLPUT”

Insert:Relasi Basis Komunitas bersama Komunitas Santriwati

Relasi basis Komunitas,-. Dalam rangka mengawal dan meningkatkan geliat masyarakat, untuk ikut serta berpartisipasi aktif dalam pesta Demokrasi pada 17 April mendatang, Rifki Fathoni Relawan basis komunitas, melakukan sosialisasi kepada komunitas Santriwati Baca (SAIBA), yang terdiri dari beberapa Santriwati dari lembaganya masing-masing, pada tanggal 10 Pebruari 2019 di kawasan Pondok Pesantren Nasyrul Ulum Aeng Dake.(10/02)

Dalam sosialisasi tersebut, Rifki, Begitu biasa orang menyapanya, menjelaskan, mulai dari sejarah penyelenggaraan pemilu pertama di Indonesia tahun 1955, kemudian betapa pentingnya penyelengaraan pemilu dalam kehidupan berbangsa, hingga pada mekanisme dalam memberikan hak suara di TPS nanti.

“Sejarah kebangsaan kita mencatat dari awal Pemilu 1955 sampai dengan Pemilu 2014, selalu mengalami pasang surut dalam hal partisipasi masyarakat. Untuk itu kita perlu lebih getol lagi, dalam mensosialisasikannya. Apalagi ini pertama kalinya kita melaksanakan Pemilu secara serentak memilih Capres-Cawapres dan Legislatif. Di TPS nanti kita akan dihadapkan dengan surat suara, sebayak lima lembar. Jelas sedikit banyak akan membingungkan kepada masyarakat,” (Pungkasnya).

Sementara itu Cindy Kayla Dewi, selaku koodinator SAIBA mengaku, sangat senang dengan adanya sosialisasi tersebut, karena memang baru pertama kalinya dan juga ikut terpacu untuk membantu mensukseskan dan membagikan hasil sosialisasi pemilu tersebut, kepada ke masyarakat disekitarnya. “Sangat senang mas. Ini baru pertama kalinya kami mendapat sosialisasi tentang pemilu, dan kami sangat senang sehingga setelah menyimak penjelasan, kemudian timbul keinginan untuk ikut serta mensosialisasikannya di masyarakat sekitar kami.

Baik di sekitar tempat kami tinggal maupun di pesantren masing-masing tempat kami belajar. Karena kesuksesan Pemilu, tidak bisa hanya dipasrahkan kepada keluarga besar KPU dan BAWASLU saja. Bagaimanapun juga ini merupakan tanggung jawab setiap elemen masyarakat (Civil Sosiety). Mari bersama kita sukseskan Pemilu yg adil dan sehat. Pemilih berdaulat negara kuat,” Pungkasnya. Akhirnya acara tersebut ditutup dengan komitmen bersama, untuk terus bersinergi memberikan pemahaman kepada masyarakat akan pentingnya memberikan hak suara dalam Pemilu.(Relasi bs Komunitas/Hr/KSM).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *